На главную
Видео добавленное пользователем “HARIAN SURYA”
DRAMATIS - Cerita Mayor Tunggul Temb4k Mati 2 dari 3 Maling Motor
 
02:07
REPORTASE FATKHUL ALAMY SURABAYA - Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo merasa bangga bisa melumpuhkan dua dari tiga pelaku curanmor yang menyatroni rumahnya di Jl Simorejo 102A, Sukomanunggal, Surabaya. Aksi tiga pencuri sempat membuat keluarga Tunggul syok, tapi akhirnya mendapat apresiasi banyak kalangan. Mayor Tunggul yang sehari-harinya menjabat sebagai Paopsjar Sekopaska TNI AL di Surabaya bercerita, jika awal dirinya dan keluarga mengetahui kejadian pencuri menyatroni rumahnya ketika ada suara gaduh dari teras rumahnya. "Saya bangun karena da suara perusakan pintu dan selanjutnya bangunkan istri (Marningsih ). Bu kelihatan ada maling, tolong jaga anak-anak. Saya naik ke lantai dua ambil pistol dan lihat situasi, ternyata ada orang bobol pintu bawa sepeda motor saya," cerita Mayor Tunggul di Mapolretabes Surabaya, Rabu (6/7/2017). Menurut Tungggul, antara teras dengan kamar tidur anak hanya dua meter. Akhirnya Tunggul memilik naik ke lantai dua dan menyelesikan sendiri untuk melumpuhkan pencuri. "Saya ingin menyelesikan sendiri tanpa melibatkan anak istri. Kalau saya lewat bawah, mungkun korban keluarga," aku Tunggul. Tunggul mengaku, mulai pembobolan pagar dan motor dibawa kabur pencuri yang melihat istrinya yang mengintip dari dalam rumah. Dirinya naik ke lantai dua. Setelah di lihat dari atas, benar ada tiga pencuri yang membawa motor Honda Beat miliknya. Tunggul pun memberi temb4kan peringatan tiga kali, Tapi, pelaku justru mengeluarkan senjata Air Softgun dan parang. "Saya punya amunisi tujuh, tiga untuk temb4kan peringatan dan sisanya saya pakai melumpuhkan pelaku. Saya tidak arahkan ke kepala, karena intinya ingin menghambat karena kejadian malam dan jarak lumayan. Dua pelaku kena temb4kan, satu kabur. Setelah jarak sekitar 100 meter warga mucul," terang bapak tiga anak ini. Mayor Tunggul sendiri menjadi tentara AL pada 1991 melalui jalur bintara. Selanjutnya apda 1995 bergabung dengan Kopaska. Begitu masuk pasukan elit TNI AL itu, Tunggal terus diasah dalam kemampuan metemb4k. "Baru saya jadi perwira pada 2001 sampai sekarang," ucap Tunggul. Sebagai anggota Kopaska, kepiawaian metemb4k Tunggul tdiak diragukan lagi. Meski tdiaks etiap hari berlatih metemb4k, ia kerap menyebet juara saat ikut ambil bagian kejuaraan metemb4k. "Saya pernah juara temb4k beregu di HUT Kodiklatal tahun lalu (2016). Kemudian juara dua temb4k perseorangan di HUT Pusdiksus Kopaska tiga tahun lalu," tutut Mayir Tunggul. fat VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 357045 HARIAN SURYA
Momen mengharukan tukang bangunan bernama polisi diberi kerja di kantor polisi
 
04:06
BACA BERITANYA - http://suryamalang.tribunnews.com/tag/viral/?url=2017/11/20/video-kuli-bangunan-bernama-polisi-mulai-bekerja-di-kantor-polisi-pasuruan-lihat-gayanya Masih ingat dengan pemuda dari dusun Pengarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan yang punya nama 'Polisi'? Nah, setelah namanya sempat beken di media sosial gara-gara kena tilang saat pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2017, dia kini makin bernasib baik. Jumat (17/11/2017) sore, dia dikunjungi oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono yang didampingi Kasatlantas AKP Erika Purwana Putra serta rombongan ibu-ibu Bhayangkari dari Polres Pasuruan. Kedatangan Kapolres itu bukan dengan tangan kosong. AKBP Radiyan datang dengan membawa kabar mengejutkan bahwa 'Polisi' akan dipekerjakan di Polres Pasuruan. Tentu saja, mendengar kabar ini, Polisi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan itu tak kuasa menahan tangis. Namun sebelum mulai bekerja di Mapolres Pasuruan, Polisi masih harus menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu, membangun sebuah rumah di Bangil. Tak cukup di situ, dalam kunjungannya, Kapolres juga membawa santunan sembako. "Sangat senang sekali. allhamdulillah saya bisa mendapatkan pekerjaan. Terima kasih pak Kapolres dan pak Kasatlantas, dan semuanya yang membantu saya," katanya. Dia mengaku seperti mimpi. Ia tidak menyangka akan mendapatkan pekerjaan dari Polres Pasuruan. Kata dia, ini merupakan sebuah berkah dan rejeki yang tak terduga. Selama ini, Polisi menjadi tulang punggung keluarga. Ia membiayai adiknya yang sudah mulai beranjak dewasa. Adiknya memiliki sakit ginjal. Selama ini, ia juga membiayai perawatan adiknya dan biaya kebutuhan ibunya. Dia hanya bekerja sebagai tukang bangunan yang tidak memiliki gaji pasti. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 136463 HARIAN SURYA
HOTMAN PARIS BELA ISTRI YANG DIPENJARAKAN SUAMI DI SURABAYA
 
04:59
BACA KONTEKSNYA DI SINI -- http://surabaya.tribunnews.com/tag/hotman-paris-hutapea?url=2017/01/18/video-papa-kaya-raya-tapi-suruh-anaknya-makan-kue-setelah-diinjak-injak SURYA.CO.ID | SURABAYA - Penyataan pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea dalam persidangan salah seorang pengusahaa asal Surabaya Chin Chin di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (18/1/2017).
Просмотров: 481219 HARIAN SURYA
Singa laut tampak meneteskan air mata. Dia menangis melihat anaknya mati.
 
01:58
Video ini sangat menyayat hati, seekor singa laut tampak menangis saat kehilangan bayi yang baru saja ia lahirkan.
Просмотров: 24109 HARIAN SURYA
Ketika Para Penderita Gangguan Jiwa Ikut Lomba Agustusan
 
02:27
REPORTASE AHMAD ZAIMUL HAQ LATIH MOTORIK - Sejumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Liponsos Surabaya mengikuti agustusan menyambut HUT RI ke-72 di halaman Liponsos, Surabaya, Rabu (9/8). Kegiatan lomba itu salah satunya untuk melatih motorik bagi penghuni liponsos khususnya ODGJ.
Просмотров: 318608 HARIAN SURYA
Detik-detik Pembebasan Manusia yang Dikurung 22 Tahun di Malang
 
03:08
Rupiati (66), warga Desa Srimulyo RT4, RW1, Kecamatan Dampit harus menyusuri kebun singkong untuk menuju kerangkeng, di mana anak keduanya, Tego Susanto (44) dikurung karena gangguan jiwa. Tego sengaja dikurung jauh dari permukiman, karena kerap merusak rumah warga. Tego juga dianggap membahayakan anak-anak. Selasa (14/3/2017) tim gabungan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, RSJ Lawang dan Pendamping Pasung membebaskan Tego. Pembebasan Tego merupakan bagian dari komitmen Jatim Bebas Pasung 2017. Sebelumnya Tego pernah menjalani pemasungan selama 22 tahun. Tego sempat menjalani pengobatan di RSJ Lawang. Namun sepulang dari RSJ, Tego kumat dan hidup dalam kerangkeng sejak tujuh bulan silam. [3/14, 22:29] David Surya: Tim gabungan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, RSJ Lawang dan Pendamping Pasung harus menggunakan linggis untuk membongkar kerangkeng yang mengurung Tego Susanto (44). Akhirnya setelah tujuh bulan tinggal dalam kerangkeng kayu, Tego bebas. Rencananya Tego akan menjalani pengobatan di RSJ Lawang selama 30 hingga 40 hari ke depan. Tego juga akan menerima rehabilitasi sosial, sebelum dikembalikan ke keluarganya. Sebelumnya Tego sudah dipasung selama 22 tahun. Tego sempat sembuh usai dirawat di RSJ. Sayangnya karena tidak minum obat Tego kambuh dan dikurung oleh keluarga dan warga sekitar. Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 895168 HARIAN SURYA
Ariel Noah ke Surabaya. Lihat Baik-baik Aksinya
 
02:43
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ DANDANI PENGGEMAR - Vokalis grup band Noah, Ariel berfoto memilihkan baju untuk penggemar saat store visit Greenlight store di 3second Streetshop kawasan Jl Klampis Jaya, Surabaya, Minggu (24/9/2017). Dalam store visit, Ariel yang juga merupakan brand ambassador Greenlight clothing itu memake over penggemar.
Просмотров: 55131 HARIAN SURYA
PENGAMEN KEREN - Suaranya mirip Ariel Noah
 
02:51
SURYAMALANG.com - Aksi pengamen jalanan yang diunggah oleh Admira Wijaya, komikus yang berdomisili di Malang ini menjadi viral di dunia maya. Sampai saat ini setidaknya sudah ada 147 orang yang membagikan video, padahal postingan itu baru diunggah pada Kamis (27/4/2017). Dalam postingan itu, komikus Kota Malang yang sudah go internasional ini bercerita kalau pengamen tersebut ia temui di depan rumah. "Namanya Wahyu. Suaranya bagus ngga kalah sama Ariel Pieter Pan dan kreatif sekali...," tulis Admira dalam laman facebooknya. Dan, yang mengejutkan pengamen bernama Wahyu ini menyanyikan lagu karangannya sendiri. e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA - 0318419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 454801 HARIAN SURYA
Ngerjai Penipu Ngaku Polisi: Penjarakan Saja, Anak Saya!
 
02:33
SURYA.co.id | SURABAYA - Penipuan via telepon masih marak berlangsung. Bisa jadi, sewaktu-waktu andalah korbannya. Karena itu, sejak saat ini, anda mesti waspada, khususnya ketika ada nomor tak dikenal menghubungi nomor ponsel anda. Seperti di video ini, sebuah nomor tak dikenal tiba-tiba menghubungi ponsel Suyanto, pria asal Surabaya. Saat panggilan itu dijawab, dari seberang sana tiba-tiba terdengar suara pria menangis. Pria tersebut rupanya mengaku sebagai anak Suyanto yang sedang ditangkap di kantor polisi. Tidak diketahui mengapa polisi menangkap "bocah" itu. Sebab tak lama kemudian, pria yang berbicara dari seberang berganti. Kali ini, pria yang mengaku polisi mengatakan bahwa anaknya sedang ditangkap di kantor polisi. Mendapat panggilan ini, Suyanto sadar bahwa orang yang menghubunginya adalah penipu. Dia pun mengaku bernama Edi saat "polisi" gadungan itu menanyakan namanya. Yang membuat Suyanto lebih curiga, polisi tersebut menanyakan nama anaknya. "Padahal kata mereka, anak saya sudah ditangkap, kok aneh masih pakai nanya namanya ke saya. Ini kan mencurigakan," kata Suyanto. Tak mau berlama-lama berbicara dengan penipu tersebut, Suyanto yang mengaku bernama Edi, meminta agar polisi memenjarakan saja anaknya karena kelewat 'mbeling'. Mendapat jawaban mengecewakan itu, "polisi" gadungan di seberang sana memutuskan untuk menutup telepon. "Jadi, anaknya saya penjarakan saja ya pak," kata penipu tersebut sebelum mengakhiri pembicaraan. (Eben Haezer Panca) SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 460649 HARIAN SURYA
BEGINI PENGHORMATAN PEMAIN DAN L.A MANIA UNTUK SUPORTER YANG MENINGGAL DUNIA
 
01:43
Surya.co.id | LAMONGAN - Usai berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 dalam laga kandang pekan kelima, Rabu (10/5/2017) sore, pemain dan suporter Persela Lamongan melakukan penghormatan terakhir pada Yovie Karisma. Yovie Karisma merupakan suporter Persela Lamongan asal Cepu yang tergabung dalam kelompok suporter Curva Boys, mengalami kecelakaan di Bojonegoro saat perjalanan pulang, usai menyaksikan laga Persela menjamu Bali United, Minggu (30/4/2017) lalu. Pemuda yang dikenal dengan loyalitasnya pada Persela ini, harus kehilangan nyawanya pada Minggu malam. Saat dibawa ke Rumah Sakit Padangan, Bojonegoro, nyawanya tak mampu diselamatkan. Untuk itu, usai laga skuad Persela dan seluruh suporter baik dari Curva Boys dan LA Mania memberikan penghormatan terakhir pada Yovie. Pemain dan suporter seluruh stadion menyanyikan lagu dan yel-yel yang berisi Yovie Karisma didalam lagu tersebut. Pemain Persela bahkan menghampiri suporter dan keluar lapangan untuk mendekat dengan suporter dan bergabung dengan keluarga Yovie. Dari pantauan Surya.co.id nampak keluarga Yovie Karisma datang dan beberapa suporter menangis serta terharu. Disampikan Ikul salah satu anggota Curva Boys mengatakan hal ini dilakukan untuk memberikan penghormatan pada sosok Yovie Karisma. "Ini kami lakukan untuk Yovie, kami akan selalu mengenang dia meski sekarang dia sudah tidak bersama kami," kata Ikul, Rabu (10/5/2017) petang.(dya ayu) e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA - 0318419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 24963 HARIAN SURYA
BAGI SAYA, BIKIN B0M JAUH LEBIH MUDAH DARIPADA LAYANG-LAYANG
 
06:30
REPORTASE M TAUFIK & AFLAHUL ABIDIN SURYA | LAMONGAN – “Bukannya bermaksud sombong, tapi bagi orang yang pernah belajar merakit b0m seperti saya, membuat b0m itu jauh lebih mudah ketimbang membuat layang-layang,. Demikian ungkap Ali Fauzi, mantan instruktur perakitan b0m Jamaah Islamiyah (JI) saat ditemui SURYA di sekretariat yayasan Lingkar Perdamaian, Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, pekan lalu. Mantan kombatan ahli perakitan b0m yang sempat mengenyam pendidikan militer di Afganistan, Filiphina, Poso dan sejumlah tempat lain ini menceritakan betapa mudahnya membuat b0m. “Termasuk handphone ini, juga bisa menjadi b0m yang daya ledaknya luar biasa dan sangat mematikan,” ujar adik terpidana ter0ris, Ali Gufron, Ali Imron dan Amrozi tersebut sambil memegang songkok hitam yang dikenakan dan smartphone miliknya. Bagaimana caranya? Ali Fauzi bersedia membeber secuil rahasia itu agar tidak sampai ditiru dan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Baca selengkapnya di laporan khusus Harian SURYA edisi 17-19 Juli 2017. SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 1200159 HARIAN SURYA
KEBANGKITAN PERSEBAYA & BONEKMANIA SEPERTI INI EFORIANYA
 
03:07
SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 21431 HARIAN SURYA
DITINGGAL HUDA - HUJAN AIR MATA DI STADION SURYAJAYA LAMONGAN
 
01:22
SURYA.CO.ID | LAMONGAN - Suasana duka menyelimuti seluruh tim dan suporter Persela Lamongan usai berlaga melawan Semen Padang di Stadion Suryajaya Lamongan, Minggu (15/10/2017). Pemain oficial dan suporter terlihat sedih, para pemain terlihat mengusap tetesan air yang tak henti-henti menetes. Bahkan beberapa pemain nampak mondar-mandir sepertinya tak percaya peristiwa itu terjadi. Seluruh suporterpun tidak ada yang bersuara, seperti biasanya merayakan kemenangan. Semua berduka, hujan air matai bersamaan dengan turunnya hujan sore itu, semakin menambah suasana menjadi hening. Berikut videonya. AYO IKUT JATIM FUNBIKE DI SURABAYA, 22 OKTOBER 2017 PENDAFTARAN DI SURABAYA: - Indra: 0857 6935 5028 PENDAFTARAN DI MALANG: 1. Kantor SURYA, Jl Sultan Agung No 4 (0341-360204) 2. Pak Zaenal, Jl Kebalen Wetan Gang 7 (081333777211) SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 1232728 HARIAN SURYA
HARI PERTAMA POLISI BEKERJA, SEPERTI INI GAYANYA
 
04:01
BACA BERITANYA -- http://suryamalang.tribunnews.com/tag/polisi/?url=2017/11/20/video-kuli-bangunan-bernama-polisi-mulai-bekerja-di-kantor-polisi-pasuruan-lihat-gayanya SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 425028 HARIAN SURYA
DRONE - Tol Surabaya-Kertosono Tembus, Pemasangan Girder Menutup Jalan
 
02:15
http://surabaya.tribunnews.com/topic/kemacetan-di-jalur-mudik-alternatif e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 6233 HARIAN SURYA
LHO, KOK ADA MAKAM SUNAN KALIJAGA DI GRESIK?
 
04:14
http://surabaya.tribunnews.com/topic/pesona-ramadhan Sunan Kalijaga atau Sunan Kalijogo. Nama ini sekaligus kisah hidupnya sangat ngetop di kalangan muslim Jawa. Kisah umum yang biasa disampaikan, dia anak Tumenggung Wilwatikta di Tuban abad 15 Masehi. Said, nama mudanya, dikenal sebagai maling budiman yang dijuluki brandal Lokajaya. Konon, dia suka membegal upeti penguasa lokal yang akan dibaktikan kepada penguasa Majapahit. Hasil begal itu kemudian dibagikan kepada kaum miskin. Kelak, Said pun tobat sebagai maling setelah kalah sakti dibanding Sunan Bonang. Said kemudian jadi pendakwah Islam. Kisah ini biasa dipakai sebagai plot utama dalam film maupun sinema televisi. Kisah versi apapun meyakini, Sunan Kalijaga dimakamkan di Kadilangu, Demak, Jawa Tengah. Namun, di Gresik, Jatim, ada juga penduduk yang meyakini Sunan Kalijaga dimakamkan di Bukit Surowiti, Kecamatan Panceng. Di bukit itu ada juga Goa Langsih yang konon jadi tempat semedi sebelum dan sesudah jadi wali. Hingga saat ini, kawasan itu masih dianggap keramat. Selain makam sunan kalijaga, ada juga makam lain di kompleks itu, yakni makam Raden Bagus Mataram yang diyakini sebagai murid Sunan Kalijaga. Dan inilah penuturan Abdul Mun’im, Juru Kunci Petilasan Sunan Kalijaga kepada tim liputan Aflahul Abidin dan Muhammad Taufik. e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Gresik #Madiun #Sidoarjo #JawaTimur
Просмотров: 23433 HARIAN SURYA
EKSKLUSIF - Danramil Akui Tembak Terduga Teroris dari Jarak 1 Meter
 
02:25
SURYA.co.id | TUBAN - Nyawa Komandan Rayon Militer (Koramil) 0811/01 Kota Tuban Kapten Inf Lasmito hampir melayang saat seorang terduga teroris mengenakan baju hijau bertuliskan 'Slemania' mengacungkan senapan api (Senpi) ke arahnya. Lasminto tak gentar dan tak ada perasaan takut dibenaknya, ketika terduga teroris bernama Satria Aditama (19) berupaya menembakkan senpi rakitan itu. "Senpi milik terduga teroris gagal meletus. Saya berupaya menghindar untuk menyelamatkan diri," ujar Kapten Inf Lasmito saat ditemui SURYA.co.id, di Koramil 0811/01 Kota Tuban, Senin (10/4/2017). Bahkan, lanjut Lasminto terduga teroris mengejarnya sampai ia jatuh tersungkur ke tanah. Terduga teroris itu juga berupaya meraih senpi laras panjang jenis SS 1 yang dibawanya. BACA SELENGKAPNYA: http://surabaya.tribunnews.com/tag/teroris?url=2017/04/10/video-danramil-akui-tembak-terduga-teroris-dari-jarak-1-meter Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 214988 HARIAN SURYA
MARIONETTE - Atraksi Boneka Tali di Surabaya, Keren Banget!
 
05:35
SURYA.co.id | SURABAYA - Selain olah raga, caf free day di Jalan Darmo Surabaya seringkali jadi tempat jalan-jalan, berkumpul bersama keluarga dan kerabat dekat. Tak jarang terdapat berbagai hiburan menarik di sepanjang jalan. Salah satunya hiburan Boneka Tali. Idris, pekerja seni asal Jakarta menuturkan sejak 7 bulan terakhir dirinya sering menghibur masyarakat Surabaya, khususnya saat Car Free Day. "Boneka tali atau marionette, sebenarnya sama seperti wayang golek, kesenian tradisional. Kalau di Indonesia mungkin jarang yang main boneka tali. Kalau di barat mungkin banyak, karena memang ada festival marionette di sana," tuturnya, Minggu (2/6/2017). Karena tergolong jarang, permainan boneka tali ini membuat warga yang melihat pun cukup banyak. Mereka tak merasa berat hati, memberi pecahan Rp 2000 rupiah setelah menyaksikan penampilan boneka tali Idris. Idris mengaku boneka miliknya adalah buatan tangannya sendiri, pekerja seni ini mengaku kegiatannya itu tak semata-mata untuk mencari uang. Melainkan ingin memberikan hiburan untuk masyarakat Surabaya, yang jarang melihat pertunjukan boneka tali. "Selain kegiatan ini memang saya punya kesibukan lain, sebagai pekerja seni. Saya suka mural, suka bikin patung, ini hanya ingin menghibur orang saja. Mengenalkan mereka adanya kesenian ini," tambahnya. Pipit Maulidiya
Просмотров: 2649309 HARIAN SURYA
Lihat Gaya Walikota Surabaya Tri Rismaharini Cek Saluran Air Usai Surabaya Hujan Deras
 
01:59
CEK SALURAN AIR - Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (berjas hujan pink) mengecek saluran air di sekitar bunderan Dolog, Jumat (24/11) malam. Risma yang baru mendarat dari tugas di luar negeri itu langsung memimpin petugas yang mengeruk dan mengambil sampah di saluran air itu. Kawasan Injoko sampai malam ini saluran air masih meluber dan menggenangi jalan. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Просмотров: 52283 HARIAN SURYA
HEBOH BANGET - Aurel Hermansyah Buka Toko Oleh-oleh di Kota Malang
 
01:12
REPORTASE NENENG USWATUN HASANAH SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bertambah lagi jumlah artis yang membuka toko oleh-oleh di Kota Malang. Setelah Teuku Wisnu dengan Malang Strudel dan Farah Quinn dengan Queen Apple, kali ini adalah Aurel Hermansyah, putri sulung penyanyi Anang Hermansyah yang ikut merambah bisnis kuliner. Meski gerai kue Oleh-Oleh Asix merupakan usaha Aurel, namun ia mengajak serta keluarganya, Anang, Ashanty, Azriel, Arsy, dan Arsya dalam bisnis tersebut. Huruf awal nama mereka itulah yang menginspirasi nama Asix yang berarti enam orang bernama A atau juga bisa diartikan sebagai kata "Asyik". "Peluang bisnis pastry dan cake di Kota Malang masih besar. Apalagi Malang jadi pusat tujuan wisata di Jawa Timur," kata Aurel pada awak media saat pembukaan gerai Oleh-Oleh Asix di Jalan Guntur, Malang, Sabtu (19/8/2017). Selain itu, keluarga Aurel juga sudah menganggap Malang sebagai rumah kedua. "Secara tidak langsung kita sudah jadi orang Malang karena setiap bulan ke sini. Jadi usaha pertama pun juga dibuka di Malang," lanjut dia. Aurel mengakui sudah sejak lama ingin menekuni bidang kuliner, khususnya pastry dan cake. "Iya aku juga mempersiapkan studi culinary di Australia. Nantinya jadi bisa memberikan nilai tambah untuk perkembangan bisnis Oleh-Oleh Asix," katanya. Sang bunda, Ashanty menambahkan kue Oleh-Oleh Asix sudah terjual 1.000 box saat presale. "Bahkan ada dua dari enam varian yang sudah habis, yaitu Anang Charcoal dan Acabi Chiz Melt," tuturnya. Usaha ini juga sengaja mereka jadikan bisnis keluarga dengan cara kekinian. "Bahkan kami juga sudah membuat jingle, lagu khusus untuk Asix. Lagunya enak, kekinian banget," kata dia. SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 12345 HARIAN SURYA
Surabaya Punya Lapangan Baru Berstandar Internasional
 
02:21
Videografer Pipit Maulidiya dan Zaimul Haq SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah renovasi cukup lama, 3 tahun Lapangan THOR kini resmi di buka Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (12/10/2017). Lapangan Thor disebut memiliki lintasan atletik berstandar internasional, yang sudah diakui oleh International Association of Athletics Federation (IAFF). Sebelumnya Lapangan Thor hanya memiliki lapangan pasir. Kini lapangan sudah berubah menjadi sintetis. Para atlet turut diundang dalam acara peresmian, dan menjajal lapangan baru yang bisa mereka gunakan untuk latihan. Kini Tribun Lapangan Thor memiliki berbagai fasilitas nyaman, salah satunya mampu menampung 1.118 orang.
Просмотров: 25599 HARIAN SURYA
Chin Chin Terlihat Sehat : Laporkan Gunawan, Atas Dugaan Membuat Keterangan Palsu
 
03:24
Chin Chin Terlihat Sehat : Laporkan Gunawan, Atas Dugaan Membuat Keterangan Palsu Surya.co.id | SURABAYA - Trisulowati alias Chin Chin berjalan tegap menuju kantor SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Jawa Timur, Selasa (24/1/2016) siang. Ditemani Kuasa Hukumnya Hotman Paris, Chin Chin bermaksud membuat laporan terkait apa yang dituduhkan sang suami, Gunawan Angka Widjaja pada dirinya. Meski terlihat segar dengan setelan kemeja warna putih dan jeans hitam, Chin Chin banyak diam di depan awak media. "Bu Chin Chin akan melaporkan dua akta notaris yang dibuat oleh suami (Gunawan), direksi dan komisaris Gunawan yang baru. Yang diduga isinya sebagian besar tidak benar, serta melanggar 226 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," jelas Hotman mewakili Chin Chin. Dari surat laporan, Chin Chin menyebutkan tujuh orang di antaranya adalah sang suami, Gunawan Angka Widjaja, Edward SuhartoJoyo Santoso sekaligus pengacara, Saud Usman Nasution, Budi Santoso, Soegiarto Angka Widjaja, Rachmat Suharto alias Steven Roy, dan Teguh Suharto Utomo. Hotman menerangkan salah satu yang akan mereka laporkan adalah keterangan tidak benar bahwa dalam salah satu agenda RUPS PT. Blauran, Empire Palace uang sebesar Rp 200 Miliar telah diambil Chin Chin. "Padahal semua (Gunawan, direksi dan komisaris Gunawan yang baru) sudah mengetahui sebagian uang dipakai untuk membeli tanah atas nama Gunawan di Jalan Utan Jati Raya Rp 54 Miliar, dan membayar hutang BNI 90 Miliar," tambah Chin Chin singkat. Rencananya pihak Chin Chin akan terus membuat laporan setiap Minggunya. Hal ini disampaikan Hotman kala mengakhiri wawancara dan masuk ke ruangan SPKT. "Kami akan membuat laporan dua-dua. Minggu besok dua dan seterusnya. Setiap laporan saya akan kesini lagi," tutupnya. Sebelumnya Chin Chin sempat dilaporkan sang suami, Gunawan Angka Widjaja terkait dugaan kasus pencurian cek berupa lembaran cek kosong sebanyak 120 lembar, penggelapan sertifikat sebanyak 60-70 sertifikat dari proyek pembangunan properti di sejumlah daerah, pencurian dokumen empat perusahaan properti saat Chin Chin menjabat sebagai Dirut. Perusahaan itu, antara lain, PT Dipta Wimala Bahagia dan PT Mulia Makmur serta penipuan dan dugaan kasus penggelapan proyek properti berupa ruko di kawasan Sidoarjo. (Diy)
Просмотров: 29344 HARIAN SURYA
NGAKAK! Simak Baik-baik Ucapan Ketua PKB Jatim dan PDIP Jatim
 
02:56
REPORTASE BOBBY C KOLOWAY SURYA | SURABAYA - "Salam Holopis Kuntul Baris!," pekik ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar saat mengawali konferensi pers di kantor DPD PDIP Jatim, Kamis (1/6/2017). Pepatah yang selama ini selalu digaungkan oleh internal PKB dalam mengenalkan Halim sebagai calon gubernur tersebut, kemudian di jawab oleh peserta pertemuan dengan jawaban, "Merdeka!" "Kalau PDIP mempunyai salam "Merdeka", maka PKB mulai hari ini menetapkan salam Holopis Kuntul Baris, sebagai salam pemenangan," ujar Halim sambil memukul meja tiga kali menirukan prosesi penetapan keputusan ketika ketua DPRD Jatim ini memimpin sidang paripurna. Sontak tingkah Halim di awal sambutannya pada acara pertemuan dengan DPD PDIP Jatim ini membuat peserta pertemuan terpingkal. Bukan hanya dari kalangan PKB saja, namun juga sejumlah fungsionaris PDP PDIP Jatim. Di antaranya adalah ketua DPD PDIP Jatim yang juga wakil ketua DPRD Jatim, Kusnadi. Tak lama, Halim kemudian menceritakan alasan penetapan salam tersebut. "Supaya tak ada yang lupa dengan salam ini. Calonnya memang batal, tapi semangat salamnya tak boleh hilang," kata Halim. Memang, selama dua tahun terakhir, Halim menjadikan semboyan ini sebagai pepatah dalam pencalonan dirinya sebagai calon gubernur. Hal ini terlihat dari sejumlah banner di beberapa daerah yang mempelihatkan fotonya, lengkap dengan pepatah ini di bagian bawahnya. Halim pada awalnya memang dipercaya oleh internal PKB untuk bisa maju sebagai calon gubernur. Memiliki perwakilan di DPRD yang mencapai 20 kursi, sudah cukup baginya untuk memenuhi syarat pencalonan sebagai kepala daerah. Sayang, rencana Halim pupus sebelum bersemi. Turunnya rekomendasi para kiai sepuh NU untuk mendukung Saifullah Yusuf pekan lalu, membuyarkan harapan Halim untuk menjadi Jatim 1. Tak pelak, Halim pun harus merelakan partainya untuk digunakan sbeagai kendaraan oleh Gus Ipul, pria yang kini juga menjabat wakil gubernur Jatim tersebut. "Padahal saya sudah sampai mana-mana. Gambarnya juga ada di mana-mana. Habis banyak itu," canda Halim yang kemudian kembali disambut tawa peserta pertemuan. Namun, sebagai partai yang dibesarkan oleh NU, ia menegaskan akan mentaati seluruh keinginan kiai sepuh. "Namun, kalau kiai sepuh sudah mengeluarkan keinginan seperti itu ya mau bagaimana lagi. Apalagi sudah disetujui oleh ketua DPP (PKB). Meskipun ketua DPP-nya lebih muda dari saya," candanya kembali memecah keheningan. Ketua DPP PKB Jatim, Muhaimin Iskandar, yang juga adik Halim memang telah menyetujui keinginan para kiai tersebut. Bahkan, Cak Imin (sapaan Muhaimin), datang langsung ke tiga pesantren di Jatim untuk mendengar masukan para kiai ini. Meskipun tak lagi dicalonkan oleh PKB, menurut Halim, semangat dalam pepatah tersebut tak boleh dipadamkan. Terutama dalam membuat koalisi jelang pilkada mendatang. Yang mana, PKB berharap adanya calon tunggal. "Holopis Kuntul Baris itu artinya satu dalam barisan mewujudkan Jatim mencapai kemakmuran. Kalau semua bersatu, alangkah dinginnya Jatim ini," kata Halim. "Kompetisi tidak semuanya berjalan baik. Karena akan menyudutkan bahkan merendahkan pihal lawan untuk memenangkan kompetisi. Ini yang seharusnya dilakukan di Jatim," lanjut Halim. Keakuran antar partai politik tersebut dicontohkan olehnya dengan pengambilan keputusan yang dilakukan di Kantor PDIP. "Inilah indahnya politik di Jatim. Kita membuat keputusan soal partai tapi di tempat partai lain. Lalu, partai lain juga ikut menyetujui. Inilah sejuknya Jatim," kata Halim. "Oleh karena diputuskan di kantor PDIP, ketika saya menyampaikan salam ini, tolong dijawab bersama-sama dengan "Merdeka!", kata Halim yang kemudian ditirukan seluruh peserta rapat. Sekadar diketahui, pekik "Merdeka" selama ini menjadi salam kader PDIP dalam memulai pertemuan atau melakukan sambutan. (bob) e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur #PilgubJatim #GusIpul #PDIP #PKB
Просмотров: 3889 HARIAN SURYA
Proyek Underpass Mayjen Sungkono 2018 Rampung
 
03:58
VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 5153 HARIAN SURYA
MUSEUM ISLAM PERTAMA DI INDONESIA TERNYATA DI LAMONGAN
 
02:05
SURYA.co.id | Berbagai peninggalan sejarah Islam mulai dari jaman kerajaan di Timur Tengah, Asia hingga Indonesia kini dapat dilihat secara apik di di Museum Islamic Art, di kompleks Wisata Bahari Lamongan (WBL). Peninggalan sejarah itu mulai dari Kerajaan Ottoman Turki, masa kerajaan Islam Mughal India, kerajaan China Dinasti Ming hingga penyebaran agama Islam di Tanah Air Indonesia. Wahana museum ini semakin melengkapi khasanah pengetahuan dan wawasan perkembangan agama Islam di dalam dan luar negeri. Museum yang baru dibuka akhir Desember 2016 lalu, memiliki keistimewaan selain koleksi dan satu-satunya di Indonesia itu juga dikemas dengan teknologi tiga dimensi (3D). Dengan teknologi 3 D ini pengunjung selain bisa melihat juga bisa mengambil gambar 3D dengan menscan kode barcode yang ada di gambar museum. "Di museum ini menerapkan aplikasi berbasis teknologi Augmanted Reality (AR) yang berfungsi untuk men-scan gambar yang berkode di dalam museum," kata Manajer Museum, Yulianto. Museum ini terbagi dalam tiga zona. Pertama ada ruangan theater, di ruangan ini ada pemutaran film sejarah islam dunia yang berdurasi 15 menit. Zona kedua menampilkan koleksi sejarah Islam masa kerajaan Ottoman, Masa Kerajaan Islam Mughal India, Kerjaan China Dinasti Ming, dan penyebaran agama islam di Tanah Air Indonesia. "Zona ini adalah inti dari museum diperuntukkan untuk edukasi," jelas Karim, pemandu museum. Di zona kedua ini ada koleksi yang sangat menarik yakni pedang Zulfikar Shamsi yang menjadi peralatan perang Kerajaan Ottoman. Selain itu juga ada baju perang terbuat dari bahan besi baja lengkap dari penutup kepala (helm), baju baja, sepatu baja hingga pelindung tulang kering. Pada zona ketiga lebih menekankan hiburan dengan menampilkan diorama yang banyak dimanfaatkan untuk berfoto pengunjung. http://surabaya.tribunnews.com/2017/04/05/video-museum-islam-pertama-di-indonesia Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 1746 HARIAN SURYA
DETK-DETIK BANJIR BANDANG DI PURWODADI - PASURUAN
 
01:06
Inilah det-det luapan banjir yang baru saja terjadi di kawasan Purwodadi Pasuruan, Kamis (5/1/2017)
Просмотров: 24681 HARIAN SURYA
SENSUALITAS ATIEK CB DALAM USIA 54 TAHUN - Jelang Konser Pulang Kampung di Kediri
 
01:22
REPORTASE DIDIK MASDHI KEDIRI - Setelah lama tinggal di Amerika mengikuti suami, Atiek CB (54) artis penyanyi era 1990-an pulang ke kampung halamannya ke Kota Kediri. Kepulangan Atiek ke Kota Tahu Taqwa untuk mempersiapkan konser Golden Sweet Memory yang bakal berlangsung di Hotel Lotus 14 Oktober mendatang. Meski telah menjadi artis senior, penampilan Atiek CB tidak banyak berubah. Selain suka bicara blak - blakan, Atiek tetap punya selera humor serta joke - joke yang segar. Termasuk olah vokalnya masih tetap terjaga meski usianya sudah mencapai 54 tahun. Atiek konsisten menjaga kemampuan suaranya meski lama tidak tampil untuk manggung. Begitu turun dari kereta dan menginjakkan kaki di Kota Kediri, Atiek ternyata kangen masakan nasi pecel tumpang dan jajanan Kediri. Alhasil Atiek langsung mengajak mampir di warung nasi pecel tumpang kawasan Stasiun Kota Kediri. "Saya kangen masakan nasi pecel tumpang, maklum di Amerika tidak ada nasi pecel," ungkapnya. Demikian pula jajanan kesukaannya saat masih tinggal di Kediri yakni jenang grendul dan kolak. "Rasanya terasa enak sekali masakan Kediri. Makanya saya kangen sekali masakan khas Kediri," ungkapnya. Atiek mengaku sudah lama menginginkan dapat tampil kembali di kampung halamannya. Hanya saja keinginan yang lama terpendam itu baru terealisasi sekarang. "Sudah sejak lama saya ingin tampil lagi di Kediri, Surabaya atau Malang namun baru kali ini kesampaian. Konser kali bukan money oriented, tapi konser yang membuat saya senang," tambah ibu dua anak itu. Saat konser nanti Atiek bakal didampingi rekannya lady rocker Ita Purnamasari, Rima Kusuma, Garuda Band dan One Man Band. Beberapa lagunya yang pernah hits di blantika musik Indonesia bakal dinyanyikan. Di antaranya. Kumaafkan, Risau dan Terserah Boy. "Kami sangat bersyukur sekali ditanggap lagi oleh warga Kediri," ungkapnya. Bagi warga Kediri, Atiek dikenal sebagai penyanyi yang pernah bergabung dengan CB Band dan tinggal di kawasan Pasar Pahing, Kota Kediri. Tempat asal keluarganya ada di Desa Segaran, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Diakui Atiek, meski lama tidak manggung tetap rajin berlatih olah vokal. "Dulu waktu masih laris seminggu bisa show sampai dua kali. Sekarang sebulan sekali belum tentu tampil," ungkapnya. Atiek juga sempat mengemukakan masalah royalti bagi artis Indonesia. Karena dalam persoalan royalti posisi artis sangat lemah. "Meski lagu saya banyak diputar, tapi secara finansial kami tidak mendapatkan apa-apa," tuturnya. Kepada wartawan dan sejumlah fans yang menjadi penggemarnya, Atiek mengakui saat masih sekolah sering membolos. "Kami pernah membolos sekolah karena ingin menyaksikan pertandingan tinju Mohammad Ali di TV," ungkapnya. Diakuinya Kota Kediri yang telah lama ditinggalkan sekarang telah mengalami kemajuan sangat pesat. Dia berharap putra putri asal Kediri yang memiliki talenta musik mendapatkan pembinaan yang lebih baik. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 6318 HARIAN SURYA
HUTAN BAMBU LUMAJANG - Hutan yang Unik Penuh Kejutan
 
01:40
LAPORAN WIWIT PURWANTO | LUMAJANG SURYA.co.id | LUMAJANG - Hutan Bambu merupakan tempat wisata alam yang unik terletak di daerah Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Lokasinya dapat dijangkau sekitar 30 Km arah barat daya Kota Lumajang. Untuk menuju lokasi wisata alam satu ini dapat ditempuh dengan kendaraan menuju Kecamatan Tempeh dan ambil ke arah Pasrujambe. Hutan bambu merupakan salah satu wisata alam yang wajib dikunjungi ketika Anda sedang berada di Kabupaten Lumajang. Selain itu, wisatawan juga akan bisa menikmati Gunung Semeru. Saksikan video berikut ini. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 9619 HARIAN SURYA
Gunawan Tak Hadir - Hotman dan Chin Chin Sudah Men
 
05:57
http://surabaya.tribunnews.com/tag/hotman-paris-hutapea?url=2017/01/18/video-papa-kaya-raya-tapi-suruh-anaknya-makan-kue-setelah-diinjak-injak Gunawan Tak Hadir - Hotman dan Chin Chin Sudah Menduga Surya.co.id | SURABAYA - Sidang Chin Chin, di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (18/1/2017) ditunda karena Gunawan dan saksi lainnya tak bisa datang. Gunawan seperti yang disampaikan penguasa hukumnya udzur karena sakit. "Saya sudah dapat kabar dia nggak bisa datang," Hotman Paris Hutapea, Penguasa Hukum Chin Chin. (Diy)
Просмотров: 165407 HARIAN SURYA
Ini Pengakuan Perampok Kelompok Aceh di Trenggalek
 
02:42
VIDEO SEBELUMNYA: https://www.youtube.com/watch?v=xd4w8x6hdN4 REPORTASE DAVID YOHANES SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 9074 HARIAN SURYA
Jangan ke Pohon Akar Seribu di Mojokerto sebelum Lihat Video ini
 
02:24
SURYA.co.id | MOJOKERTO - Penat dengan kebisingan kota, kini tak perlu khawatir mencari alternatif liburan. Di Kabupaten Mojokerto tepatnya Dusun Begagan, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, terdapat destinasi baru yang mulai banyak dikunjungi oleh masyarakat. Pohon akar seribu namanya. Ya, pohon akar seribu merupakan jenis tanaman pohon Sengon yang memiliki ketinggian lebih dari 50 meter. Pohon yang tumbuh rindang ini bersebalahan langsung dengan aliran sungai Sooko Bagal. Tak heran, jika pengunjung ke sini, akan mendapati dua kenikmatan secara langsung. Meksi pohon akar seribu ini terdapat di tengah hutan lereng Pegunungan Anjasmoro, para wisatawan tak perlu kebingungan untuk mencari lokasinya. Yups, lokasi ini akan sangat mudah ditemukan karena warga di sana dengan senang hati akan mengantar wisatawan yang datang. BACA SELENGKAPNYA: http://surabaya.tribunnews.com/2017/03/30/video-jangan-ke-pohon-akar-seribu-di-mojokerto-sebelum-lihat-video-ini Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 43327 HARIAN SURYA
AREMA FC GEMBLENG KIPER BARUNYA, SEPERTI INI KER
 
01:25
Laporan - Alfi Syahri Ramadana | MALANG SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema FC akhirnya resmi mendapatkan pemain baru untuk posisi kiper. Ya, belum pulihnya Kurnia Meiga memaksa manajemen tim Singo Edan untuk mencari kiper pengganti. Pilihan akhirnya jatuh kepada mantan penjaga gawang Mitra Kukar, Joko Ribowo. Pemain 28 tahun itu bahkan sudah ikut berlatih bersama Arema FC di Lapangan Dirgantara, komplek Lanud Abd. Saleh, Pakis, Malang, Selasa (5/12/2017). Bergabungnya Joko Ribowo tentunya membuat slot kiper Arema FC kini hanya menyisakan satu orang saja. Sebelumnya, tim Singo Edan sudah memiliki Utam Rusdiana dan Andreas Fransisko. Kini tim Singo Edan hanya membutuhkan tambahan satu penjaga gawang lagi untuk menggenapi slot 4 penjaga gawang. "Saya sudah tanda tangan. Tetapi tidak tahu apakah itu prakontrak atau kontrak," ucap Joko Ribowo usai latihan. Pemain kelahiran Mijen, Demak itu mengaku sangat gembira bisa menjadi bagian dari Arema FC. Ia mengaku akan berusaha membuktikan bahwa manajemen tidak salah menawarinya bergabung dengan tim Singo Edan. "Sebelumnya saya pernah bermain di Malang bersama Persema. Kini dengan Arema FC saya ingin menjadi lebih baik lagi," tutupnya. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 54483 HARIAN SURYA
Ratusan Barong Kesurupan Massal di Makodam
 
02:26
SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan penari barong dari berbagai daerah di Jatim tampil dalam atraksi budaya di lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Rabu (25/10/201). Mereka adalah seniman barong yang diundang secara khsus oleh Dewan Kesenian Jatim, memeriahkan HUT KE 72 Pemprov Jatim Mereka para seniman barong dari daerah Banyuwangi, Jember, Situbondo, Malang, Kediri, Blitar, Pasuruan, Tulungagung, Batu dan Ponorogo. Sebelum melakukan aksinya barong-barong itu diarak dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuju lapangan Kodam V/Brawijaya dan berakhir serta melakukan pementasan di sana. Terlihat ratusan warga antusiasme menyaksikan penampilan para seniman barong itu. Dalam pementasan itu, terasa berbau mistis akibat kemenyan yang dibakar oleh pembarong. Menurut Totok, salah seorang warga ikut bersama-sama arak-arakan dari KBS menuju Lapangan Kodam, sejumlah pembarong terlihat kesurupan. "Tiba-tiba mereka, jatuh dan kejang-kejang kemudian kembali bangun dengan mata merah dan melotot, sambil meraung-raung," ujar Totok. Dikatakan Totok, "Kata salah seorang rombongan mengatakan bahwa, para pembarong itu, seperti tersetrum karena saat melintas di salah satu lokasi rumah makan itu, banyak penunggunya (makluk halus), sehingga mereka ikut kerasukan. Dan katanya itu sudah biasa dalam kesenian ini," ujar Totok menirukan perkataan pawang dari para pembarong itu. Namun ketika mereka pentas sepertinya para pembarong masih terkendali, meskipun ada beberapa terlihat 'kerasukan'. Beberapa 'pawang' dari para pembarong, terus berkeliling menjaga para pembarong agar tetap di arena pertunjukkan. Berikut videonya. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 35962 HARIAN SURYA
MASJID UNIK DI TUBAN: Tiang utamanya hanya satu
 
02:50
REPORTASE AFLAHUL ABIDIN DAN M TAUFIK TUBAN, SURYA – Masjid An-Nur Nurul Miftahussofyan di Dusun Gomang, Desa Lajulor, Singgahan, Tuban memiliki satu tiang tinggi-besar yang terbuat dari batang pohon jati (Tectona grandis). Tiang setinggi 27 meter dan berdiameter 85 sentimeter itu berada tepat di tengah masjid. Tiang ini pun tanpak menojol dan seakan menjadi satu-satunya tiang di masjid tersebut. Kondisi ini yang membuat masjid itu dikenal bernama lain Masjid Satu Tiang. Selain tiang tersebut, sebenarnya masjid itu disanggah juga oleh delapan tiang lain yang dipasang di bawah atap-pinggir masjid. Tiang-tiang ini berukuran jauh lebih kecil sehingga terlihat tak mencolok. Mayoritas bangunan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Wali Songo itu berbahan dari kayu jati – kayu yang dikenal kokoh itu. Pengasuh Ponpes Wali Songo KH Nur Nasroh Hadiningrat menceritkan, pembangunan Masjid Satu Tiang dimulai pada 1994. Masjid baru dibangun beberapa tahun setelah ia mengabdikan diri di dusun yang terisolir itu dan membangun ponpes pada 1977. Saat itu, jumlah penduduknya sekitar 12 kepala keluarga dan masih lekat dengan tradisi penyembahan matahari. Masjid Satu Tiang memiliki lebar 17 meter yang menyimbolkan tanggal turunnyaa Alquran 17 Ramadan, serta panjang 40 meter yang menunjukkan penerimaan wahyu pertama Nabi Muhammad diusia 40 tahun. Kini, masjid tersebut masih ramai ditempati para santri untuk membaca Alquran dan salat. Saat Surya mengunjungi masjid itu akhir pekan lalu, kondisi masjid terlihat agak berbeda dengan kebanyakan masjid umum. Yang paling mencolok dari sisi luar, masjid ini memakai genting yang disusun secara kerucut dan bersegi bertingkat sebagai kubah. Ini tentu berbeda dengan kebanyakan kubah masjid yang dibuat dari logam. VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Tuban #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 10964 HARIAN SURYA
Petugas Minim, Risma Turun Tangan Atasi Pengurusan E-KTP
 
02:15
Melihat antrean pengurusan e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di gedung Siola memanjang, sedangkan petugas jaga hanya sedikit, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun ikut turun tangan, Sabtu (27/8).
Просмотров: 21051 HARIAN SURYA
RIBUAN BONEK SERBU GELORA BUNG TOMO
 
02:45
http://surabaya.tribunnews.com/2017/03/19/bonek-serbu-stadion-gelora-bung-tomo-saksikan-laga-lawan-psis-semarang Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 18845 HARIAN SURYA
Misteri Makam Tua di Bekas Lahan Lokalisasi, Ini Kata Wali Kota Kediri
 
01:24
Rencana Pemkot Kediri memindahkan makam Eyang Putri dari eks lahan Lokalisasi Semampir mendapat dukungan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Semampir. "Dari hasil kajian kami, keberadaan makam kuno itu tidak ada jejak sejarahnya. Masyarakat Kelurahan Semampir tidak banyak yang tahu siapa yang dimakamkan," ungkap Fajar, anggota LPMK Semampir kepada Tribunjatim.com, Senin (22/5/2017). Fajar menyebutkan, makam Eyang Putri merupakan makam warga biasa. Apalagi lahan eks lokalisasi sebelumnya merupakan areal pemakaman Tionghwa. "Lahan ini sebelumnya merupakan Bong Cina (Pemakaman Cina). Sehingga banyak yang dimakamkan di areal ini," jelasnya. Fajar sendiri berpendapat sebaiknya makam Eyang Putri digeser dan tetap dirawat secara layak. "Akan lebih baik kalau digeser ke pemakaman umum milik pemkot," jelasnya. Rencana pemindahan makam Eyang Putri ini sempat diwarnai tarik ulur. Pemkot Kediri masih menunggu pihak ahli waris sebelum memindahkan makam kuno tersebut. Keberadaan makam Eyang Putri saat ini menjadi sangat mencolok. Karena menjadi satu satunya bangunan yang masih tersisa di lahan eks Lokalisasi Semampir, Kota Kediri. Jika bangunan lainnya sudah rata dengan tanah, makam Eyang Putri masih tetap dibiarkan berdiri. Tim pembongkaran tampaknya masih ragu-ragu terkait kelangsungan situs makamnya. Saat pembongkaran rumah warga pada pertengahan Desember 2016, tim sebenarnya sudah siap membongkarnya. Namun entah mengapa rencana membongkar saat itu dibatalkan. Lokasi makam ini berada di sisi utara Jembatan Semampir. Jika lahan eks lokalisasi di sisi selatan bakan dijadikan taman dan ruang terbuka hijau, lahan di sisi utara jembatan masih menunggu hasil pra desain. Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebutkan, saat ini masih dilakukan pencarian ahli waris dari keluarga Eyang Putri. "Kami masih melacak sejarahnya dengan menanyakan kepada para sesepuh," ungkapnya. Apalagi dari cerita yang beredar banyak versi terkait dengan makam Eyang Putri. "Kami akan melihat dulu hasil penelusuran sejarahnya," jelasnya. Sementara penelusuran Surya dari spanduk yang terpasang di areal makam. Eyang Putri punya nama lain Raden Ayu Sariti kerabat Ndalem Kesultanan yang wafat pada 1.676. Sumbernya sejarah ini dari naskah kuno Cirebon. Namun versi lainnya, Eyang Putri merupakan putri keturunan Tionghwa. Tapi versi ini meragukan, mengingat makamnya sepertri lazimnya makam Islam dengan dua buah batu nisan di sisi utara dan selatan. Pantauan Surya, dilihat dari bangunan makam aslinya merupakan bangunan tembok dengan gaya arsitektur kuno. Saat relokasi eks Lokalisasi Semampir pada 1970-an, warga kemudian menambah bangunan rumah ukuran 4 x 5 meter. Batu nisan makam ini dibungkus dengan kain putih. Masih terlihat taburan bunga warga yang nyekar.(dim) e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 20914 HARIAN SURYA
PERTAMA DI DUNIA: BAKSO DURIAN, BIKIN 'PINGSAN' PENIKMATNYA
 
03:13
SURYA.co.id | PASURUAN - Siapa pecinta durian? Kali ini, di Pasuruan ada sebuah makanan olahan dari durian yang rasanya pun sangat nikmat. Rasanya beda, bisa membuat lidah ketagian seumur hidup. Sebuah warung bakso di Jalan Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, bakso diubah menjadi BakRen atau bakso durian. Bakso ini dijamin berbeda dengan bakso pada umumnya yang berisi daging, telur puyuh dan masih banyak lagi. Bakso ini berisikan satu biji durian matang. Penasaran? Bakso durian ini digagas oleh Haji Mad, pemilik warung ini. Awalnya, ia hanya mencoba - coba membuat sebuah inovasi untuk bakso. Tujuannya adalah satu, ingin warung baksonya ini semakin ramai didatangi pengunjung. Dan , hasilnya pun terbukti, bahwa inovasinya ini bisa diterima lidah pengunjung. Bakso durian buatannya ini memang sedikit unik. Di dalam pentol bakso buatannya itu diisi durian. Secara sepintas tidak ada yang mengira bahwa di dalam pentol itu isinya durian. Tekstur, bahan untuk pembuatan pentol bakso masih sama seperti bakso - bakso pada umumnya. Bedanya hanya ditambahi durian saja. Di warung ini, pengunjung juga bisa menikmati minuman lain yang berbahan dasar durian. Ada es oyen durian, ada susu durian, ada es degan durian, dan masih banyak lagi. Ada juga durian dengan berbagai jenisnya. (Galih Lintartika) Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 5291 HARIAN SURYA
Wow...Trem di Surabaya Segera Beroperasi, Ini Proyeknya Sudah Dimulai
 
04:42
SURYA.co.id | SURABAYA – Sebanyak empat persil lahan milik warga yang sudah dibeli Pemkot Surabaya di Jalan Simpang Dukuh dirobohkan, Jumat (9/6/2017) pagi. Tiga alat berat tampak sibuk meratakan bangunan yang sudah ditinggalkan pemiliknya tersebut. Rumah warga tersebut dibebaskan pemkot terkait untuk perencanaan pelebaran Jalan Simpang Dukuh sebagai konsekuensi proyek trem yang akan melintas di Jalan Tunjungan. Rencananya arus lalu lintas kendaraan di Jalan Tunjungan akan dialihkan melalui Jalan Simpang Dukuh ini. Selengkapnya baca: http://surabaya.tribunnews.com/2017/06/09/proyek-trem-mulai-berjalan-empat-persil-bangunan-di-jalan-simpang-dukuh-dirobohkan?page=2 VIDEO RAMADAN 2017: https://www.youtube.com/playlist?list=PL5-u8YA-_PK8XM_V47ERJnpkBrhIAoQiu VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 9728 HARIAN SURYA
APA KABAR DIMAS KANJENG? Lihat gayanya dan silat lidahnya
 
02:37
REPORTASE ANAS MIFTAKHUDIN Dimas Kanjeng Taat Pribadi berpenampilan kelimis dan necis saat menjadi saksi atas terdakwa Karmawi yang perannya mencari sembilan abah awu-awu untuk kegiatan menipu di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (15/3/2017). Taat yang mengenakan celana hitam dipadu baju batik motif kembang-kembang cokelat dan sepatu mengkilat. Surya yang duduk berdampingan mencoba menggoda. "Bajunya kok bagus. Pinjam ya," tanya Surya. "Nggak ada lah yang ngasih," ucapnya sambil tersenyum. Sepatunya pinjam polisi ya, kok mengkilat banget?" goda Surya lagi. "Nggaklah disana kan banyak," jawab Taat dengan tersenyum pula. Selama ini Taat Pribadi ditahan di Polda Jatim untuk penyelesaikan berkas lainnya seperti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan lainnya. Ketika sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Hanung Dwi Wibowo SH, Taat dicecar pertanyaan seputar kegiatan sembilan orang abah berjenggot yang didatangkan setiap acara. Namun Taat melempar kepada SP Ramanathan alias Vijay yang mencari. "Yang mencari itu Vijay. Saya hanya bertemu sekali di Hotel Tropik, Jakarta dengan Karmawi," ujar Taat kepada majelis. Kesembilan abah dari berbagai profesi mulai tukang ojek, tambal ban dan asongan yakni, Ratin alias Abah Abdul Rohman, Mat Sani alias Abah Abdul Rohim, Suganda alias Abah Balkan, Abdul Karim alias Abah Sulaiman, Mujan alias Abah Nogo Sosro, Biwa Sutarno alias Abah Karno, Sadli dan Saman (almarhum). Dalam pemeriksaan lanjutan, Taat yang juga diduga terlibat pembunuhan dua pengikutnya, Abdul Gani dan Ismail Hidayah dan perkaranya disidang di PN Probolinggo, memang ia menyuruh Vijay untuk mencari abah dengan tujuan untuk memimpin doa. Acaranya, untuk istighotsah di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Namun pernyataan Taat itu justru dibantah oleh hakim anggota Isjuedi SH. "Kalau untuk memimpin doa, kenapa tidak diambilkan kyai atau ustadz dari Probolinggo. Kenapa dari Jakarta," tanya Isjuedi. Mendengan serangan seperti itu, Dimas Kanjeng mulai terlihat gelisah. Ia kelihatan memainkan kedua ibu jarinya dengan diputar-putar dan sepatunya sedikit diayun. "Tujuannya ya istighotsah untuk mempererat antar santri. Kegiatan itu sering kami lakukan di padepokan," ungkap Dimas. Rupanya Isjuedi terus bertanya, apakah yang dicari itu orang yang bisa memimpin doa atau orang yang berjenggot? "Ya yang bisa memimpin doa," paparnya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djuariyah SH dalam sidang kemarin, sempat menanyakan apakah Dimas Kanjeng kenal dengan almarhumah Najmiah. Taat langsung menjawab kenal. Lantas JPU dari Kejati Jatim itu menanyakan berapa jumlah uang yang masuk ke Dimas Kanjeng. Semula Taat mengaku tidak tahu karena ditangani masing-masing koordinator. "Itu yang tahu koordinator," kilah Dimas. JPU Djuariyah memberondong pertanyaan lagi, masak tidak ada laporan dari koordinator. Akhirnya Taat mengaku jika uang almarhumah Najmiah mencapai Rp 20 miliar. Namun saat anaknya melaporkan ke Polda Jatim, jumlah kerugian mencapai Rp 200 miliar. Ketika sidang berlangsung, puluhan pengunjung memadati ruang Tirta 2. Kursi pengunjung terlihat penuh dan masyarakat juga melihat dari balik kaca jendela. Beberapa polisi terlihat berjaga di pintu masuk dengan senjata lengkap hingga proses menuju tahanan sementara PN Surabaya. Dimas Kanjeng Taat, disela-sela berjalan menuju area sidang, Surya sempat melontarkan pertanyaan kondisi kesehata. "Sehatkah Dimas Kanjeng? "Sehat. Apa siap menjadi saksi? "Siap," lontarnya sembari melempar senyum. Dalam kasus ini, Karmawi asal Jakarta perannya mencari sembilan abah. Sembilan abah itu dipasang saat acara yang digelar Dimas Kanjeng baik di padepokan atau di tempat lain. Mereka seolah-olah maha guru dari Dimas Kanjeng. Mereka berpakaian gamis hitam, jubah dilengkapi dengan tasbih. Selama mencari sembilan abah awu-awu, terdakwa Karmawi beberapa kali mendapat uang dari Vijay. Pertama menyodorkan dua nama abah, Karmawi diberi uang Rp 50.000 dan menyodorkan abah berikutnya diberi Rp 400.000. Dalam kasus ini, terdakwa Karmawi dijerat pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP jo pasal 56 ayat 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 41161 HARIAN SURYA
Menyambangi Anak-Anak yang Diterlantarkan Orangtuanya di UPT PSAB Dinsos Jatim di Sidoarjo
 
03:11
http://surabaya.tribunnews.com Suasana UPT PSAB Dinsos Jatim di Sidoarjo, Minggu (5/9).
Просмотров: 4136 HARIAN SURYA
POLWAN ASAL MAKASSAR - Serahkan Harta Rp 3 Miliar untuk Panti Asuhan
 
06:21
LAPORAN - IRWAN SURYA.co.id | SIDOARJO - Orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri tak lagi memikirkan harta duniawi. Demikian pula yang dilakukan Aiptu Darmiati TS, Kepala Pos Polisi Pondok Candra dari Polsek Waru. Polwan asal Makassar ini menyumbangkan lahan 5.000 meter persegi yang nilainya kini Rp 3 miliar untuk pembangunan panti asuhan. Atas hal ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan Pin Emas Tribrata kepada Darmiati. Darmiati baru selesai mengatur lalu lintas di bawah Flyover Pondok Candra, ketika surya.co.id bertandang ke posnya. Perempuan tangguh 57 tahun ini baru setahun menempati jabatan kepala pos tersebut. Darmiati mengatakan ia tak memikirkan apapun selain untuk membantu warga di sekitar Desa Kalojogo, Jabon, ketika memutuskan menyerahkan aset lahan 5.000 meter persegi yang kini nilainya sekitar Rp 3 miliar guna dibangun panti asuhan. "Saya sudah tidak lagi mengejar ambisi harta duniawi. Niatan saya menyumbangkan lahan itu hanya untuk memudahkan saya di perjalanan akhirat nanti," kata Darmiati, Selasa (17/10/2017). Bisa mendapatkan lahan seluas dan semahal itu ternyata hanya kebetulan saja. Darmiati menuturkan ketika lumpur Lapindo menyembur dan menenggelamkan beberapa desa, harga tanah di sekitar kawasan Porong, Tanggulangin, dan Jabon, turun drastis. Pemilik lahan yang dekat kawasan lumpur pun berniat untuk pindah dan menjual tanah mereka karena takut luapan lumpur panas itu mengalir ke wilayah warga. Darmiati yang saat itu bertugas di Polsek Sedati kemudian didatangi seorang warga Jabon. Warga tersebut berniat menjual lahan tambak miliknya, yang harganya hanya senilai satu sepeda motor, yaitu Rp 15 juta. "Bapak itu tampak gusar karena lahannya berada di kawasan rawan luapan lumpur. Apalagi, dia juga butuh uang untuk membeli motor bagi anaknya sekolah. Karena kasihan, saya sanggupi dan membelinya," kenang Darmiati. Setelah itu, beberapa warga yang juga memiliki lahan tambak di tempat yang sama juga menawarkan tanahnya untuk dijual. Darmiati pun kembali menyanggupi hingga tanahnya terkumpul menjadi 5.000 meter persegi. Meski belasan tahun tak diurus, nilai lahan itu naik drastis, bahkan diestimasi saat ini menjadi Rp 3 miliar. Namun, ibu dua anak ini tak memikirkan nilai harta tersebut. Niatan awal membeli lahan untuk membantu warga, kembali dilakukan tatkala menyerahkan lahan itu ke sebuah yayasan yatim piatu. "Saya ikhlas semuanya," ujarnya. Yang dilakukan Darmiati ini membuat pimpinan polisi mulai dari Kapolresta Sidoarjo (Kombespol Anwar Nasir dan Kombespol Himawan Bayu Aji), Kapolda Jatim (Irjenpol Machfud Arifin), bahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, memberikan penghargaan. Secara khusus, Kapolri memberikan Pin Emas Tribrata kepada Darmiati, yaitu penghargaan atas tindakan dan perbuatan mulia. Darmiati mengungkapkan sewaktu jabatan Kapolresta Sidoarjo masih dipegang Kombespol Anwar Nasir, ia sempat menolak untuk diberi penghargaan, karena takut bisa melunturkan niatan awalnya. "Namun pimpinan bilang itu sebagai tanda apresiasi pribadi beliau. Saya menuruti," ungkqpnya. Kini, Darmiati tengah menunggu panti asuhan tersebut selesai dibangun. Peletakan batu pertama telah dilakukan tahun lalu, dan kini masih dalam tahap pembangunan. "Rencananya dibangun tiga lantai. Semoga nanti bisa bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya. AYO IKUT JATIM FUNBIKE DI SURABAYA, 22 OKTOBER 2017 PENDAFTARAN DI SURABAYA: - Indra: 0857 6935 5028 PENDAFTARAN DI MALANG: 1. Kantor SURYA, Jl Sultan Agung No 4 (0341-360204) 2. Pak Zaenal, Jl Kebalen Wetan Gang 7 (081333777211) SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 1754 HARIAN SURYA
KOTA MALANG - Inilah Jembatan Kaca Pertama di Indonesia, Berani Coba?
 
03:19
LIVE REPORT BENNI INDO VIA FACEBOOK SURYA AREMA SURYAMALANG.COM, BLIMBING – Jembatan kaca yang menghubungkan dua kampung tematik di Kota Malang, Jawa Timur, diresmikan, Senin (9/10/2017). Jembatan itu menghbungkan Kampung Wisata Jodipan (KWJ) di Kelurahan Jodipan dan Kampung Tridi di Kelurahan Kesatrian diresmikan. Jembatan yang berdiri di atas Sungai Brantas ini sekaligus menjadi jembatan kaca pertama di Indonesia. KWJ dan kampung Tridi terletak berseberangan dan dipisahkan aliran sungai Brantas. Sebelum jembatan dibangun, wisatawan yang ingin menikmati kedua sisi kampung harus menaiki puluhan anak tangga dan memutar lewat Jembatan Brantas. Munculnya Jembatan Kaca menjadi fasilitas baru bagi warga sekaligus alternatif bagi pengunjung. Diharapkan, selain mempermudah akses, kekerabatan antar kampung pun kian rekat untuk mempercantik Kota Malang. Peresmian jembatan kaca ‘Ngalam Indonesia’ dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang Mochamad Anton, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan, serta Vice President PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana) Steven Antonius Sugiharto sebagai penyelenggara. Jembatan didominasi warna kuning emas, dengan panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter sehingga bisa digunakan dua jalur atau dua orang yang berjalan berpapasan. Diestimasikan, jembatan dapat menampung sekitar 50 orang dan menanggung beban 250 kilogram. Anton mengatakan kalau seluruh pengelolaan dan perawatan jembatan diserahkan kepada warga. Hal itu untuk mendorong keikutsertaan warga dalam upaya peningkatan perekonomian. Pasalnya, dengan hadirnya jembatan itu, maka ada banyak wisatawan yang berkunjung. “Kami serahkan kepada warga supaya meningkatkan perekonomian,” ujar Anton saat memberikan keterangan kepada wartawan setelah meresmikan jembatan, Senin (9/10/2017). Anton mengatakan kalau jembatan KWJ menjadi destinasi wisata baru untuk Kota Malang.Jematan itu diharapkan bisa mengurangi tingkat kemacetan yang selama ini terjadi. Pasalnya, banyaknya motor pengunjung yang diparkir di bagian kampung warna-warni. Jembatan itu bisa menjadi alternatif ketika orang hendak berpindah dari KWJ ke kampung tridi. “Jembatan ini menghasbikan anggaran non APBD sebanyak Rp 1 M 252 juta,” kata Anton. Saat melintasi jembatan, Anton mengatakan tidak berani melihat ke bawah. Itu karena ia takut. Selama berjalan ia lebih banyak melihat ke atas dan ke depan. Ia sempat melambaikan tangan menyapa warga saat melintasi jembatan. “Saya tidak berani melihat ke bawah. Tinggi sekali, menakutkan,” celetuknya. Jembatan kaca merupakan hasil desain dua mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu Mahatma Aji dan Khoriul di bawah binaan dosen mereka, Ir. Lukito Prasetyo. Keuda mahasiswa itu pernah menjadi Juara Umum Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia Tahun 2015. Untuk pembangunan, mereka difasilitasi oleh Indana, pemilik produk Mix One. Menurut Lukito, jembatan ini tidak hanya memiliki fungsi penghubung semata, tapi juga memiliki nilai estetika. Oleh sebab itu, dari sekian desain yang dipamerkan pada Walikota Malang, terpilihlah model jembatan gantung dengan tambahan kaca sebagai material pijakannya. “Agar pada malam hari, pijakan jembatan yang terbuat dari kaca dapat memperlihatkan lampu-lampu yang indah,” tutur Lukito. Setelah disetujui berbagai pihak, jembatan itu akhirnya dikerjakan dengan membutuhkan waktu lima bulan, yaitu sejak 8 Mei hingga 7 Oktober 2017. Vice President Indana Steven menjelaskan, tak sedikit biaya dihabiskan untuk pembuatan jembatan kaca. Lebih-lebih, kata Steven, ada sekitar enam ton cat tersalurkan untuk memperindah KWJ dan Kampung Tridi. “Indana sebagai perusahaan cat asal Malang, akan terus membantu pembangunan di Kota Malang. Wujud kepedulian sosial ini sebagai bentuk terima kasih kami pada warga,” ujarnya. Selain itu, lantaran berlantai kaca, warga dan pengunjung diajak menikmati pemandangan dasar sungai dari atas jembatan. Kaca yang transparan memiliki sensasi tersendiri layaknya Jembatan Kaca di Zhangjiajie, China. Kini, jembatan kaca menjadi spot foto baru bagi netizen yang kerap mengunggah foto-foto menariknya di media sosial. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 52947 HARIAN SURYA
INILAH LOKASI KERATON SURABAYA TEMPO DOELOE
 
03:18
Surya.co.id | SURABAYA - Kampung Keraton Surabaya. Siapa sangka Surabaya dahulunya juga punya keraton yang cukup megah. Kasie Kelurahan Alun-Alun Contong, Aloysius Ricky Kapiworoseto, menuturkan dahulu Surabaya memiliki Keraton yang cukup luas. Luasnya mulai Jalan Kramat Gantung dan Jalan Pahlawan. Sebagai salah satu situs yang tertinggal kini, hanya sebuah pintu gerbang timur Keraton Surabaya, yanh tterletak di Gang Jalan Kraton III. Pintu gerbang itu kini dihimpit bangunan modern dan megah. Ricky menyebutkan, keraton Surabaya masih ada keberadaannya hingga awal tahun 1900 an. Begitu Belanda masuk ke Surabaya, mereka mulai menguasai dan perlahan keraton Surabaya pun runtuh. Ricky melanjutkan kawasan kerajaan pun dikelilingi pemukiman pegawai keraton. Mislanya Baliwerti atau Bahloarti, merupakan komplek pegawai kerajaan atau abdi dalem. Sementara jalan Kepatihan adalah komplek tinggalnya para patih. Dan Jalan Carikan, di sana dulunya adalh tempat tinggal para carik kerajaan. Dahulu raja tidak tinggal di keraton, melainkan di Jalan Praban. Keraton saat itu hanya difungsikan untuk perhelatan acara saja. Saat ini, bangunan sisa keraton memang sudah raib ditelan kemajuan kota Surabaya. Akan tetapi sejumlah bangunan lama hingga kini masih dipertahankan. Beberapa diantaranya adalah rumah rumah kuno yang ada di sana masih dipertahankan. Bahkan sering dijadikan sebagai spot foto Surabaya kota lama. Pipit Maulidiya
Просмотров: 6841 HARIAN SURYA
RISMA SIDAK PROYEK UNDERPASS MAYJENSUNGKONO BEGINI PERKEMBANGANNYA
 
04:46
Surya.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kunjungi proyek underpass di bundaran satelit Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya. Pengerjaan proyek underpass ini rencananya dikerjakan awal tahun 2017 ini. Dalam sidaknya, Tri Rismaharini ikut mengusulkan teknis pemasangan over pass dan under pass. "Tadi kita sepakat 10 November jalan yang over pass ini selesai. Kalau nanti yang turun itu (under pass) tinggal cepat sekali, karena konstruknya tidak ganggu. Makanya nanti kita hanya ngitung berapa, dan saya yakin tidak banyak," kata Risma, Selasa (4/7/2017). Risma melanjutkan nantinya jalan over pass akan memudahkan pengguna jalan di sekitar Bundaran Mayjeng Sungkono. Misalnya bagi pengguna jalan tol yang mengarah ke Mayjen Sungkono, tidak lagi harus berputar. Sementara pengguna Jalan Kupang Indah juga bisa langsung mengarah kr Jalan Tol atau ke HR Muhammad. "Kalau ada over pass tidak akan berputar lagi. Selama ini kan dari tol itu berputar dulu kalau ke Jalan Mayjen Sungkono. Kemudian yang dari Kupang Indah kalau mau ke Jalan Tol atau ke HR Muhammad selama ini berputar juga. Nah kalau sudah jadi ngga akan akan berputar," terangnya. Proyek underpass lanjut Risma sekarang sedang digarap serius. Terlebih bagi pendanaannya, Risma akan minta pada pengembang secepatnya. "Ada beberapa juga pengembang belum bayar, nanti saya akan minta kepada mereka untuk partisipasi. Karena itu sangat membantu aksesbilitas Surabaya Barat," tutupnya. Pipit Maulidiya
Просмотров: 13949 HARIAN SURYA
INKJET PRINT FRONTIER DE 100 TERBARU FUJI FILM
 
03:34
Surya.co.id | SURABAYA - Fujifilm kembali meluncurkan produk inkjet print terbaru, DE 100. Produk ini adalah inovasi dan pengembangan dari produk sebelumnya yakni DX 100. Anggiawan Pratama, Branch Manager Surabata PT Fuji Film Indonesia menuturkan adapun keunggulan dari DE 100 adalah lebih irit. Mengingat tinta hanya terdiri dari empat warna, berbeda dengan DX 100 yang punya enam warna sekaligus. "Meski begitu hasilnya tidak kalah bagus, larena DE 100 punya resolusi lebih tinggi, dan high quality sampai 1200. Dan masih banyak keunggulan lainnya," tambahnya. Pipit Maulidiya.
Просмотров: 2060 HARIAN SURYA
D3NSUS 88, T4NGKAP WARGA AMPEL KEMBANG   JADI TERDUGA T3R0R15
 
04:07
Berita selengkapnya baca berita ini: SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 2361 HARIAN SURYA
SADIS - Pria ini Dimasukkan Sumur lalu Dicor Beton
 
04:20
REPORTASE ANAS MIFTAKHUDIN SIDOARJO - Pem8unuhan sadis di Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo mulai dikuak oleh Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Tim yang dipimpin langsung Kasubdit II Jatanras AKBP Boby Paludin Tambunan telah menemukan sosok may4t tanpa identitas di dalam sumur tua dengan kondisi dibeton. Ketika ditemukan, kondisi may4t tinggal tulang belulangnya saja seperti tengkorak, tulang paha, betis, jari tangan, kaki (komplit). Penyidik juga menemukan celana panjang dan kaos yang dipakai korban saat di8unuh pelaku yang kini masih dalam pencarian. Menurut Kasubdit III Jatanras, AKBP Boby P Tambunan, untuk mencari keberadaan may4t, petugas harus bekerja ekstra. Karena Desa Geluran cukup luas, namun di sebelah barat rumah makan siap saji di Jalan Raya Geluran ada lahan kosong. Dari indikasi lahan kosong itu, akhirnya petugas memfokuskan pencarin. "Dari beberapa sumur yang ada, salah satunya ada sumur yang dibeton. Nah dari kecurigaan itu akhirnya kami bongkar ternyata isinya penuh dengan bongkahan bangunan (gragal)," tutur AKBP Boby, Kamis (26/10). Meski isinya gragal, petugas dibantu Tim DVI RS Bhayangkara terus mengeluarkan satu persatu. Padahal kedalaman sumur yang mencapai 3,5 meter dengan diameter 60 cm membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Disesi akhir, petugas menemukan tulang belulang manusia dan celana panjang dan kaos milik korban. "Yang jelas kami belum bisa menyimpulkan jenis kelamin korban. Apakah jenis kelaminnya laki-laki atau perempuan Tim DVI yang bisa menyimpulkan," terangnya. Untuk menguak tengara pem8unuhan sadis itu, Subdit Jatanras membentuk tiga tim. Tim pertama, mencari keberadaan may4t (sudah terkuak), tim kedua mencari identitas korban dan keluarganya dan tim ketiga mendeteksi pelakunya. "Tim kedua dan ketiga tengah bekerja. Mudah-mudahan Jumat (27/10, hari ini, red) sudah diketahui identitas korban. Kami harus bisa mengungkap siapa pelaku atau otaknya," tegas AKBP Boby. Melihat cara menghilangkan nyawa dan tempat pembuangan, AKBP Boby menduga, pem8unuhan yang dilakukan pelaku ditengarai tidak dilakukan sendiri. Tetapi dilakukan secara bersama-sama atau direncanakan. "Untuk lokasi di8unuhnya korban, kami masih belum tahu. Apakah di sekitar lokasi atau yang lain," paparnya. Begitu pula, pelaku untuk memasukkan sumur tua juga diduga tidak sendiri. Melainkan melibatkan beberapa orang untuk menceburkan korban ke sumur. Gragal yang diurukkan ke sumur ditengarai diambil dari lokasi sekitar karena lahan itu bekas bangunan yang dibongkar. Pelaku untuk menghilangkan jejak korban juga disinyalir pandai, karena ditutup dengan penutup sumur berbahan beton kemudian sekelilingnya diberi semen dicampur pasir (cor). "Bisa jadi, pelaku beranggapan agar tidak memunculkan bau tidak sedap, karena di sekitar lokasi banyak permukiman penduduk," terang Boby sambil menggelengkan kepala. Untuk menguak pem8unuhan sadis ini, polisi harus bekerja ekstra. Sampai-sampai beberapa anggota yang mencari identitas korban sampai pakaian dalam yang dipakai basah. "Anggota harus jalan kaki untuk menanyakan satu persatu keluar masuk kampung untuk menanyakan korban yang hilang," ujarnya. Mif SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 230184 HARIAN SURYA
BLITAR - Utang Rp 350 Juta ke Bank Panin, Tanah Rp 600 Juta Terancam Disita
 
02:11
Reportase Samsul Hadi Sri Histeris Lihat Hakim Datangi Rumahnya *Tanah Miliknya Dilelang Bank BLITAR, SURYA – Tangis Sri Fatokah (48), seketika pecah saat melihat kedatangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Blitar di rumahnya, di Jl Dr Wahidin, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (5/10). Suara tangis ibu dua anak ini semakin histeris saat majelis hakim mulai menanyakan status dan luas tanah miliknya. “Tolong saya pak, saya didzolimi. Ya Allah datangkan azab bagi orang-orang yang mendzolimi saya,” kata Sri ke Majelis Hakim sambil terus menangis. Tanah beserta bangunan milik Sri sedang menjadi objek sengketa di PN Blitar. Sri menggugat Bank Panin yang telah melelang tanah seluas 355 meter persegi miliknya. Kasus gugatan itu dalam proses persidangan di PN Blitar. Kemarin, majelis hakim menggelar sidang lokasi di objek sengketa. Sidang lokasi itu untuk melihat status tempat yang menjadi objek sengketa. Majelis hakim juga mendatangkan para tergugat di lokasi. “Tanah ini masih menjadi sengketa, kok sudah dilelang oleh pihak bank,” ujarnya. Sri yang saat itu didampingi suaminya, Safiudin (49), menceritakan awal mula sengketa itu. Pada 2014, dia meminjam uang sebesar Rp 150 juta di Bank Panin dengan jaminan sertifikat tanah miliknya. Pinjaman itu digunakan sebagai modal untuk mengembangkan usaha mebel miliknya. Beberapa bulan kemudian, Sri menambah pinjaman lagi sebesar Rp 200 juta. Total pinjaman Sri di bank Rp 350 juta. Selama sembilan bulan, Sri lancar mengangsur pinjaman di bank. Nilai angsurannya Rp 13 juta per bulan. Tetapi, setelah sembilan bulan itu, usaha mebel milik Sri meredup. Dia tidak bisa mengangsur pinjaman sesuai dengan nilai yang sudah ditentukan. Karena dianggap tidak bisa mengangsur, lalu pihak bank berencana melelang tanah milik Sri yang menjadi jaminan. “Sebenarnya tiap bulan saya masih mengangsur, tapi nilainya tidak sesuai dengan yang ditentukan bank. Batas waktu terakhir pelunasan hutang saya September 2017 lalu,” ujarnya. Sri mengatakan sudah dua kali mengajukan gugatan terkait masalah itu. Gugatan pertama pada 2014 lalu. Pada gugatan pertama belum ada putusan karena pihak bank belum melakukan lelang. Lalu pada 2017 ini, Sri kembali melayangkan gugatan. Sebab, pihak bank sudah melelang tanah milik Sri. “Tanah ini masih dalam sengketa, tapi sama bank tetap dilelang. Bank pernah menafsir harga tanah milik saya ini Rp 600 juta. Tapi tanah ini hanya dilelang dengan harga Rp 400 juta. Saya tetap akan mempertahankan tanah ini,” katanya. Saudara Sri, Rasmoyo mengatakan keluarga akan membantu mempertahankan tanah milik Sri. Menurutnya, kalau hanya hutang senilai itu, keluarga siap melunasi. Menurutnya, keluarga masih mempunyai aset tanah di tempat lain. Dikatakannya, pihak bank pernah menawarkan restrukturisasi jangka waktu pembayaran angsuran. Pihak bank meminta Sri menyiapkan biaya Rp 70 juta untuk restrukturisasi pelunasan pinjaman. Lalu, keluarga menjual mobil untuk biaya itu. tetapi, setelah uang siap, pihak bank membatalkan tawaran restrukturisasi. “Pihak bank selalu mengatakan akan melelang tanah ini,” ujarnya. Ketua Majelis Hakim, Mulyadi Aribowo mengatakan kedatangannya ke lokasi hanya untuk mengecek objek tanah yang menjadi sengketa. Majelis Hakim ingin memastikan tanah yang menjadi objek sengketa sesuai dengan dokumen di persidangan. Dalam pengecekan itu, Majelis Hakim mengajak para tergugat. “Hanya mengecek objek sengketa. Kami mencocokan apakah kondisi objek yang disengketakan sama dengan dokumen di persidangan. Setelah ini, sidang masih akan dilanjutkan lagi. Sidang gugatan ini baru berlangsung dua kali ini,” kata Mulyadi. (sha) keterangan foto : Sri Fatokah (pakai jilbab) terus menangis saat melihat Majelis Hakim memastikan tanah dan bangunan miliknya sebagai objek sengketa dalam kasus gugatan di PN Blitar, Kamis (5/10). SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 416028 HARIAN SURYA
Kedatangan Korban Korban Kecelakaan Rombongan Desa Sukodono
 
01:59
Video ini menceritakan suasana duka kedatangan jasad Hulliyatul Auliyah (11) di Sidoarjo. Auliyah merupakan salah satu korban kecelakaan rombongan Desa Sukodono di Kudus, Jawa Tengah, Minggu (8/5/2016) dini hari. Ayah korban, Alik Widyana (40) menceritakan tak ada firasat apapun terkait peristiwa memilukan itu. "Saat istri berangkat ke Bandung, posisi saya masih di Jogja. Tapi saya juga ada keperluan di Bandung. Saya ajak anak saya untuk bareng ke Bandung menyusul ibunya naik pesawat," kata Alik kepada Surya, Minggu (8/5/2016). Saat di Bandung pun ketiga keluarga ini menghabiskan liburan dengan suka cita. Aulia tak henti-hentinya bermanja-manja bersama Alik dan Ema. Kebahagian itu menjadi momen terakhir Alik melihat putrinya. "Serasa tak percaya, sebab kami habis liburan bersama," ucap Alik yang kemudian terlihat berkaca-kaca. VIDEOGRAFER Irwan Syairwan
Просмотров: 3185 HARIAN SURYA