На главную
Видео добавленное пользователем “HARIAN SURYA”
Momen mengharukan tukang bangunan bernama polisi diberi kerja di kantor polisi
 
04:06
BACA BERITANYA - http://suryamalang.tribunnews.com/tag/viral/?url=2017/11/20/video-kuli-bangunan-bernama-polisi-mulai-bekerja-di-kantor-polisi-pasuruan-lihat-gayanya Masih ingat dengan pemuda dari dusun Pengarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan yang punya nama 'Polisi'? Nah, setelah namanya sempat beken di media sosial gara-gara kena tilang saat pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2017, dia kini makin bernasib baik. Jumat (17/11/2017) sore, dia dikunjungi oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono yang didampingi Kasatlantas AKP Erika Purwana Putra serta rombongan ibu-ibu Bhayangkari dari Polres Pasuruan. Kedatangan Kapolres itu bukan dengan tangan kosong. AKBP Radiyan datang dengan membawa kabar mengejutkan bahwa 'Polisi' akan dipekerjakan di Polres Pasuruan. Tentu saja, mendengar kabar ini, Polisi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan itu tak kuasa menahan tangis. Namun sebelum mulai bekerja di Mapolres Pasuruan, Polisi masih harus menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu, membangun sebuah rumah di Bangil. Tak cukup di situ, dalam kunjungannya, Kapolres juga membawa santunan sembako. "Sangat senang sekali. allhamdulillah saya bisa mendapatkan pekerjaan. Terima kasih pak Kapolres dan pak Kasatlantas, dan semuanya yang membantu saya," katanya. Dia mengaku seperti mimpi. Ia tidak menyangka akan mendapatkan pekerjaan dari Polres Pasuruan. Kata dia, ini merupakan sebuah berkah dan rejeki yang tak terduga. Selama ini, Polisi menjadi tulang punggung keluarga. Ia membiayai adiknya yang sudah mulai beranjak dewasa. Adiknya memiliki sakit ginjal. Selama ini, ia juga membiayai perawatan adiknya dan biaya kebutuhan ibunya. Dia hanya bekerja sebagai tukang bangunan yang tidak memiliki gaji pasti. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 106910 HARIAN SURYA
HOTMAN PARIS BELA ISTRI YANG DIPENJARAKAN SUAMI DI SURABAYA
 
04:59
BACA KONTEKSNYA DI SINI -- http://surabaya.tribunnews.com/tag/hotman-paris-hutapea?url=2017/01/18/video-papa-kaya-raya-tapi-suruh-anaknya-makan-kue-setelah-diinjak-injak SURYA.CO.ID | SURABAYA - Penyataan pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea dalam persidangan salah seorang pengusahaa asal Surabaya Chin Chin di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (18/1/2017).
Просмотров: 446364 HARIAN SURYA
BERBAGI CARA BISNIS HIJAB
 
03:37
Surya.co.id | SURABAYA - Bisnis hijab kini merambah anak-anak muda. Tak terkecuali Kiptiya Ayu Agustina Owner Hijab dengan brand Yeppushop. Saat bertemu Surya.co.id, Rabu (19/4/2017) Kipti menceritakan pengalamannya membangun usaha. Dari jual barang pasar, hingga bisa menciptakan tren hijabnya sendiri. Usaha itu ia mulai sejak 2008 silam, saat maaih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. "Semuanya sendiri, saya buat sampingan. Dulu jual pertama di Facebook, lalu saya tinggal sekolah S2 di Taiwan akhirnya dibantu teman menjualkan barang-barang. Sampai akhirnya 2015 setelah saya menikah, memutuskan untuk membuat brand dan desain saya sendiri," kisahnya. Kipti mengaku belajar banyak lewat internet, dan media sosial. Meski tak punya background bisnis atau desain tapi dirinya tak lantas putus asa. Berbagai perkembangan tren hijab di media sosial menjadi santapannya tiap hari. "Jadi benar-benar belajar dari dunia maya, kepoin orang yang bisnisnya sudah berkembang besar. Kita ngga bisa pungkiri meniru gatmya desain merekat, tapi satu saya selalu menginovasinya kembali. Tidak dilahap mentah-mentah," tambahnya. Pipit Maulidiya
Просмотров: 114668 HARIAN SURYA
TIONGHOA 'SAKTI' - Lihat Semburan Jarum dari Mulutnya
 
04:39
REPORTASE AFLAHUL ABIDIN SURYA.co.id | SURABAYA - Usianya 82 tahun. Djoni Liem masih tampak gagah. Tubuhnya memang tak setegak ketika ia masih aktif membela tanah air. Meski begitu, nada suaranya terdengar tegas, mencerminkan semangatnya masih membara. Liem adalah satu dari dua veteran keturunan Tionghoa yang masih hidup di Surabaya, berdasarkan data Legiun Vetaran RI Cabang Surabaya. “Saya orang Indonesia. Dan saya juga tak rela negara ini dijajah. Kalau dibutuhkan negara sekarang pun, saya siap untuk turun,” katanya, ketika ditemui di rumahnya di daerah Kembang Kuning, pekan lalu. Di rumah itu, pernik Tionghoa masih kental. Ada dupa dan aneka aksesoris bernuansa merah. Foto-foto Liem berseragam tentara terpajang di dinding. Jumlahnya belasan. Tekad Liem dalam membela tanah air sudah tertanam sejak kecil. Meskipun, sebenarnya keluarganya tak sepaham. Baik ayah, ibu, maupun tujuh saudaranya. Sejak kecil, ia ingin menjadi tentara. Maka setelah lulus sekolah setara SMP, Liem memilih mendaftar jadi tentara tanpa izin orangtua. Liem saat itu masih tinggal di Bandung, Jawa Barat. Pria yang berpangkat terakhir Pembantu Letnan Satu di Korps Komando Operasi (KKO) itu terpaksa memalsu tanda tangan orangtua untuk dapat mendaftar tentara. Izinnya kepada orangtua adalah berwisata ke Malang, Jawa Timur. Setelah diterima sekolah militer dan menempuh pendidikan di Gubeng, Surabaya, orangtua Liem baru tahu anaknya meninggalkan rumah bukan untuk berpiknik. Mereka pun datang ke Surabaya ingin menjemput sang anak. Orangtua itu siap menebus Liem agar diizinkan pulang ke Bandung. Komandan pendidikan militer di sana ketika itu Ali Sadikin. Akan tetapi, keinginan berjuang Liem meluluhkan kekhawatiran orangtuanya. Dengan percakapan panjang, mereka pun akhirnya mengerti. “Jiwa saya begini. Saya pulang kembali juga percuma, saya pasti akan masuk (pendidikan tentara) lagi,” kata Liem ketika itu kepada orangtuanya. SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 156619 HARIAN SURYA
DRAMATIS - Cerita Mayor Tunggul Temb4k Mati 2 dari 3 Maling Motor
 
02:07
REPORTASE FATKHUL ALAMY SURABAYA - Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo merasa bangga bisa melumpuhkan dua dari tiga pelaku curanmor yang menyatroni rumahnya di Jl Simorejo 102A, Sukomanunggal, Surabaya. Aksi tiga pencuri sempat membuat keluarga Tunggul syok, tapi akhirnya mendapat apresiasi banyak kalangan. Mayor Tunggul yang sehari-harinya menjabat sebagai Paopsjar Sekopaska TNI AL di Surabaya bercerita, jika awal dirinya dan keluarga mengetahui kejadian pencuri menyatroni rumahnya ketika ada suara gaduh dari teras rumahnya. "Saya bangun karena da suara perusakan pintu dan selanjutnya bangunkan istri (Marningsih ). Bu kelihatan ada maling, tolong jaga anak-anak. Saya naik ke lantai dua ambil pistol dan lihat situasi, ternyata ada orang bobol pintu bawa sepeda motor saya," cerita Mayor Tunggul di Mapolretabes Surabaya, Rabu (6/7/2017). Menurut Tungggul, antara teras dengan kamar tidur anak hanya dua meter. Akhirnya Tunggul memilik naik ke lantai dua dan menyelesikan sendiri untuk melumpuhkan pencuri. "Saya ingin menyelesikan sendiri tanpa melibatkan anak istri. Kalau saya lewat bawah, mungkun korban keluarga," aku Tunggul. Tunggul mengaku, mulai pembobolan pagar dan motor dibawa kabur pencuri yang melihat istrinya yang mengintip dari dalam rumah. Dirinya naik ke lantai dua. Setelah di lihat dari atas, benar ada tiga pencuri yang membawa motor Honda Beat miliknya. Tunggul pun memberi temb4kan peringatan tiga kali, Tapi, pelaku justru mengeluarkan senjata Air Softgun dan parang. "Saya punya amunisi tujuh, tiga untuk temb4kan peringatan dan sisanya saya pakai melumpuhkan pelaku. Saya tidak arahkan ke kepala, karena intinya ingin menghambat karena kejadian malam dan jarak lumayan. Dua pelaku kena temb4kan, satu kabur. Setelah jarak sekitar 100 meter warga mucul," terang bapak tiga anak ini. Mayor Tunggul sendiri menjadi tentara AL pada 1991 melalui jalur bintara. Selanjutnya apda 1995 bergabung dengan Kopaska. Begitu masuk pasukan elit TNI AL itu, Tunggal terus diasah dalam kemampuan metemb4k. "Baru saya jadi perwira pada 2001 sampai sekarang," ucap Tunggul. Sebagai anggota Kopaska, kepiawaian metemb4k Tunggul tdiak diragukan lagi. Meski tdiaks etiap hari berlatih metemb4k, ia kerap menyebet juara saat ikut ambil bagian kejuaraan metemb4k. "Saya pernah juara temb4k beregu di HUT Kodiklatal tahun lalu (2016). Kemudian juara dua temb4k perseorangan di HUT Pusdiksus Kopaska tiga tahun lalu," tutut Mayir Tunggul. fat VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 346875 HARIAN SURYA
Bahan Pangan Favorit Jepang dan China ternyata dari Hutan Saradan, Madiun
 
03:11
REPORTASE RAHADIAN BAGUS PRIAMBODO, MADIUN SURYA.co.id - Siapa sangka, dibalik rimbunnya hutan di wilayah KPH Saradan terdapat 650 hektare perkebunan Porang atau yang memiliki nama latin Amorphopallus onchopillus. Sudah puluhan tahun, Porang menjadi komoditas unggulan di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandan Asri Desa Klangon KPH Saradan Hartoyo (60) mengatakan, pada awalnya lahan Porang hanya sekitar empat hektar di Desa Klangon. "Awalnya hanya empat hektar sekitar tahun 1986, dan terus bertambah hingga sekarang menjadi 650 hektar," kata Hartoyo saat ditemui di rumahnya, Rabu (3/5/2017) siang. Hartoyo mengaku sebagai orang yang mengenalkan budidaya porang kepada warga Desa Klangon. Sebelum ada budidaya perkebunan porang, warga mengambil porang yang tumbuh liar di hutan. "Supaya tidak punah, saya mengajak warga untuk melakukan budidaya porang. Ternyata bisa berhasil. Ada seorang warga memiliki satu hektar porang bisa membeli sapi, usai panen. Sejak itu, banyak warga yang tertarik menanam porang," jelasnya. Hartoyo mengatakan, saat ini terdapat 715 warga di Desa Klangon yang menanam porang di lahan milik KPH Saradan. Warga hanya dimintai retribusi sebesar tujuh persen dari hasil panen setahun sekali oleh pengelola KPH Saradan. "Retribusi tujuh persen itu tidak hanya masuk ke KPH Saradan saja, tetapi sebagian juga ke kas desa," ujarnya. Selain menjadi petani porang, sebagian warga juga menjadi buruh di pengolahan porang di tempatnya Hartoyo mengaku tidak tahu darimana asal usul tanaman porang bisa tumbuh di Madiun. Namun, berdasarkan cerita orangtuanya, porang merupakan peninggalan Jepang. "Sudah sejak tahun 70-an, porang dibawa ke Jepang. Bahkan, menurut cerita orangtua itu peninggalan Jepang. Kata orangtua jaman dulu seperti itu," ucapnya. Saat ini, kata Hartoyo, Desa Klangon dan sekitarnya sudah mampu menghasilkan 750 ton porang kering per tahun. Proses pengelolaan Porang dikerjaan oleh warga setempat mulai penanaman hingga menjadi barang setengah jadi sebelum dikirim ke luar negeri. Porang yang sudah diolah setengah jadi itu diekspor ke Jepang. Namun, sebelum diekspor, lanjut Hartoyo, porang yang sudah setengah jadi atau sudah dikeringkan dikirim ke Surabaya. Di pabrik di Surabaya, porang yang sudah kering diolah menjadi beberapa produk, tepung, jelly, mie dan tahu untuk kemudian diekspor ke Jepang. Kepala Dusun Klangon, Parmo (40) yang sudah sepuluh tahun menanam porang ini mengaku bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp 8 juta hingga Rp 9 juta pertahun, setiap kali musim panen. Ayah dua anak ini mengatakan, meski bukan mata pencaharian atau penghasilan utama, namun kebun porang miliknya bisa menopang perekonomian keluarganya. Parmo menjelaskan dalam satu hektar lahan bisa menghasilkan enam hingga tujuh ton porang basah. Sebelum dijual ke pengepul, porang dibersihkan, diris tipis dan dikeringkan. Untuk mengeringkan Porang ini dibutuhkan waktu sekitar tiga hari hingga sepekan, tergantung kondisi cuaca. Ketika cuaca cerah, proses pengeringan bisa cepat begitu juga sebaliknya. Setelah dikeringkan, porang yang sudah diiris-iris itu menyusut dan warnanya berubah menjadi hitam. Beratnya irisan porang yang sudah kering akan mengalami penyusutan. "Satu kwintal porang basah, kalau sudah dijemur hingga kering menjadi 17 kg. Tapi juga tergantung kualitas porang. Kalau kualitasnya bagus, penyusutannya tidak terlalu tinggi," jelasnya Untuk harga jualnya, porang basah dihargai Rp3.000/kg. Sedangkan Porang kering dihargai Rp 29.000/kg hingga Rp 35.000/kg. Selain menjual porang kering, warga Desa Klangon juga sudah bisa menjual bibit porang. "Sekarang sudah mampu menghasilkan bibit juga, dijual ke kalimantan. Sekilonya Rp 50 ribu," jelasnya. Senada dikatakan Sutiyem (58) yang baru sekitar lima tahun menanam porang. Sukiyem mengaku memiliki kebun porang di lahan perhutani seluas satu hektare. Tanaman sejenis umbi-umbian ini hanya panen sekali dalam setahun, puncaknya sekitar bulan Agustus. Setiap tahunnya, ia mengaku bisa mendapatkan hasil panen sebanyak empat ton. Ketika sedang tidak musim panen, Sutiyem beralih menjadi buruh di pengolahan porang milik pengepul di desa tersebut. Ibu tiga anak ini mengaku mendapat upah Rp40.000 per hari.(rbp) e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA - 0318419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 17746 HARIAN SURYA
Detik-detik Pembebasan Manusia yang Dikurung 22 Tahun di Malang
 
03:08
Rupiati (66), warga Desa Srimulyo RT4, RW1, Kecamatan Dampit harus menyusuri kebun singkong untuk menuju kerangkeng, di mana anak keduanya, Tego Susanto (44) dikurung karena gangguan jiwa. Tego sengaja dikurung jauh dari permukiman, karena kerap merusak rumah warga. Tego juga dianggap membahayakan anak-anak. Selasa (14/3/2017) tim gabungan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, RSJ Lawang dan Pendamping Pasung membebaskan Tego. Pembebasan Tego merupakan bagian dari komitmen Jatim Bebas Pasung 2017. Sebelumnya Tego pernah menjalani pemasungan selama 22 tahun. Tego sempat menjalani pengobatan di RSJ Lawang. Namun sepulang dari RSJ, Tego kumat dan hidup dalam kerangkeng sejak tujuh bulan silam. [3/14, 22:29] David Surya: Tim gabungan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, RSJ Lawang dan Pendamping Pasung harus menggunakan linggis untuk membongkar kerangkeng yang mengurung Tego Susanto (44). Akhirnya setelah tujuh bulan tinggal dalam kerangkeng kayu, Tego bebas. Rencananya Tego akan menjalani pengobatan di RSJ Lawang selama 30 hingga 40 hari ke depan. Tego juga akan menerima rehabilitasi sosial, sebelum dikembalikan ke keluarganya. Sebelumnya Tego sudah dipasung selama 22 tahun. Tego sempat sembuh usai dirawat di RSJ. Sayangnya karena tidak minum obat Tego kambuh dan dikurung oleh keluarga dan warga sekitar. Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 833696 HARIAN SURYA
PENGAMEN KEREN - Suaranya mirip Ariel Noah
 
02:51
SURYAMALANG.com - Aksi pengamen jalanan yang diunggah oleh Admira Wijaya, komikus yang berdomisili di Malang ini menjadi viral di dunia maya. Sampai saat ini setidaknya sudah ada 147 orang yang membagikan video, padahal postingan itu baru diunggah pada Kamis (27/4/2017). Dalam postingan itu, komikus Kota Malang yang sudah go internasional ini bercerita kalau pengamen tersebut ia temui di depan rumah. "Namanya Wahyu. Suaranya bagus ngga kalah sama Ariel Pieter Pan dan kreatif sekali...," tulis Admira dalam laman facebooknya. Dan, yang mengejutkan pengamen bernama Wahyu ini menyanyikan lagu karangannya sendiri. e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA - 0318419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 422004 HARIAN SURYA
Ngerjai Penipu Ngaku Polisi: Penjarakan Saja, Anak Saya!
 
02:33
SURYA.co.id | SURABAYA - Penipuan via telepon masih marak berlangsung. Bisa jadi, sewaktu-waktu andalah korbannya. Karena itu, sejak saat ini, anda mesti waspada, khususnya ketika ada nomor tak dikenal menghubungi nomor ponsel anda. Seperti di video ini, sebuah nomor tak dikenal tiba-tiba menghubungi ponsel Suyanto, pria asal Surabaya. Saat panggilan itu dijawab, dari seberang sana tiba-tiba terdengar suara pria menangis. Pria tersebut rupanya mengaku sebagai anak Suyanto yang sedang ditangkap di kantor polisi. Tidak diketahui mengapa polisi menangkap "bocah" itu. Sebab tak lama kemudian, pria yang berbicara dari seberang berganti. Kali ini, pria yang mengaku polisi mengatakan bahwa anaknya sedang ditangkap di kantor polisi. Mendapat panggilan ini, Suyanto sadar bahwa orang yang menghubunginya adalah penipu. Dia pun mengaku bernama Edi saat "polisi" gadungan itu menanyakan namanya. Yang membuat Suyanto lebih curiga, polisi tersebut menanyakan nama anaknya. "Padahal kata mereka, anak saya sudah ditangkap, kok aneh masih pakai nanya namanya ke saya. Ini kan mencurigakan," kata Suyanto. Tak mau berlama-lama berbicara dengan penipu tersebut, Suyanto yang mengaku bernama Edi, meminta agar polisi memenjarakan saja anaknya karena kelewat 'mbeling'. Mendapat jawaban mengecewakan itu, "polisi" gadungan di seberang sana memutuskan untuk menutup telepon. "Jadi, anaknya saya penjarakan saja ya pak," kata penipu tersebut sebelum mengakhiri pembicaraan. (Eben Haezer Panca) SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 293870 HARIAN SURYA
AREMA FC GEMBLENG KIPER BARUNYA, SEPERTI INI KER
 
01:25
Laporan - Alfi Syahri Ramadana | MALANG SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema FC akhirnya resmi mendapatkan pemain baru untuk posisi kiper. Ya, belum pulihnya Kurnia Meiga memaksa manajemen tim Singo Edan untuk mencari kiper pengganti. Pilihan akhirnya jatuh kepada mantan penjaga gawang Mitra Kukar, Joko Ribowo. Pemain 28 tahun itu bahkan sudah ikut berlatih bersama Arema FC di Lapangan Dirgantara, komplek Lanud Abd. Saleh, Pakis, Malang, Selasa (5/12/2017). Bergabungnya Joko Ribowo tentunya membuat slot kiper Arema FC kini hanya menyisakan satu orang saja. Sebelumnya, tim Singo Edan sudah memiliki Utam Rusdiana dan Andreas Fransisko. Kini tim Singo Edan hanya membutuhkan tambahan satu penjaga gawang lagi untuk menggenapi slot 4 penjaga gawang. "Saya sudah tanda tangan. Tetapi tidak tahu apakah itu prakontrak atau kontrak," ucap Joko Ribowo usai latihan. Pemain kelahiran Mijen, Demak itu mengaku sangat gembira bisa menjadi bagian dari Arema FC. Ia mengaku akan berusaha membuktikan bahwa manajemen tidak salah menawarinya bergabung dengan tim Singo Edan. "Sebelumnya saya pernah bermain di Malang bersama Persema. Kini dengan Arema FC saya ingin menjadi lebih baik lagi," tutupnya. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 50631 HARIAN SURYA
1.094 Musisi Pecahkan Rekor di Surabaya!
 
01:52
MAIN BARENG - Sebanyak 1094 musisi yang terdiri dari vokalis, drumer dan gitaris berkolaborasi bersama menorehkan catatan rekor di panggung Road to Soundrenaline 2017 di Lapangan Kodam V/Brawijaya pada hari kedua, Minggu (13/8). Seluruh musisi tampil bersamaan membawakan dua buah lagu, Gebyar-Gebyar (Gombloh), dan Rumah Kita (Godbless) versi Iwan Fals mengiringi permainan Musikimia dan Ari Lasso. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Просмотров: 106869 HARIAN SURYA
JALAN TOL SURABAYA-JOMBANG-KERTOSONO DIBUKA
 
02:18
SURYA.co.id | SURABAYA - Jalan tol Surabaya-Kertosono akan mulai dimanfaatkan untuk arus mudik, Senin (19/6/2017) pagi. Meski demikian, tidak semua kendaraan boleh melintasinya. Sebab, bus dan truk masih dilarang melintas di tol yang membentang sejauh 78 km tersebut. Perlu diingat, selama arus mudik, tol ini hanya dibuka satu jalur, yaitu dari Surabaya ke Kertosono. Sementara untuk arus sebaliknya, baru akan dioperasikan pada arus balik mendatang. SELENGKAPNYA BACA DI: http://surabaya.tribunnews.com/2017/06/18/mudik-lewat-tol-surabaya-kertosono-perhatikan-ini-baik-baik VIDEO RAMADAN 2017: https://www.youtube.com/playlist?list=PL5-u8YA-_PK8XM_V47ERJnpkBrhIAoQiu VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 9895 HARIAN SURYA
BAGI SAYA, BIKIN B0M JAUH LEBIH MUDAH DARIPADA LAYANG-LAYANG
 
06:30
REPORTASE M TAUFIK & AFLAHUL ABIDIN SURYA | LAMONGAN – “Bukannya bermaksud sombong, tapi bagi orang yang pernah belajar merakit b0m seperti saya, membuat b0m itu jauh lebih mudah ketimbang membuat layang-layang,. Demikian ungkap Ali Fauzi, mantan instruktur perakitan b0m Jamaah Islamiyah (JI) saat ditemui SURYA di sekretariat yayasan Lingkar Perdamaian, Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, pekan lalu. Mantan kombatan ahli perakitan b0m yang sempat mengenyam pendidikan militer di Afganistan, Filiphina, Poso dan sejumlah tempat lain ini menceritakan betapa mudahnya membuat b0m. “Termasuk handphone ini, juga bisa menjadi b0m yang daya ledaknya luar biasa dan sangat mematikan,” ujar adik terpidana ter0ris, Ali Gufron, Ali Imron dan Amrozi tersebut sambil memegang songkok hitam yang dikenakan dan smartphone miliknya. Bagaimana caranya? Ali Fauzi bersedia membeber secuil rahasia itu agar tidak sampai ditiru dan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Baca selengkapnya di laporan khusus Harian SURYA edisi 17-19 Juli 2017. SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 1117503 HARIAN SURYA
LELAKI 92 TAHUN Bertempur sejak Agresi Militer Belanda hingga PKI
 
02:05
REPORTASE IRWAN | SIDOARJO Sudah sangat sedikit orang yang menjadi saksi sejarah kemerdekaan Indonesia. Jon Sapoetra Soetimin (92) adalah satu di antaranya pejuang kemerdekaan 1945 ini sudah mengalami berbagai pertempuran, baik melawan penjajah Belanda, hingga pemberontakan-pemberontakan yang merongrong NKRI. Ditemui di rumahnya di Jalan Antartika 1 No 4, Jenggolo, Sidoarjo Kota, Soetimin sangat bersemangat menceritakan kesaksiannya sebagai pejuang 45. Kisahnya menjadi tentara bermula ketika tahun 1942 Soetimin yang asli Purworejo Jateng ikut pakdenya merantau ke Bandung. Saat itu, Soetimin masih berumur 17 tahun. Soetimin bekerja membuat mur dan baut untuk peralatan perang tentara Jepang. Pada 1943, Jepang membuka perekrutan tentara pembantu (Heiho). Soetimin mendaftar dan diterima. Setelah Jepang menyerah dan Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan, Soetimin masuk ke dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR), organisasi cikal-bakal TNI saat ini. Soetimin diperintah untuk bertugas di kampung halamannya guna menjaga keamanan dan ketertiban.
Просмотров: 10001 HARIAN SURYA
Surabaya Punya Lapangan Baru Berstandar Internasional
 
02:21
Videografer Pipit Maulidiya dan Zaimul Haq SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah renovasi cukup lama, 3 tahun Lapangan THOR kini resmi di buka Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (12/10/2017). Lapangan Thor disebut memiliki lintasan atletik berstandar internasional, yang sudah diakui oleh International Association of Athletics Federation (IAFF). Sebelumnya Lapangan Thor hanya memiliki lapangan pasir. Kini lapangan sudah berubah menjadi sintetis. Para atlet turut diundang dalam acara peresmian, dan menjajal lapangan baru yang bisa mereka gunakan untuk latihan. Kini Tribun Lapangan Thor memiliki berbagai fasilitas nyaman, salah satunya mampu menampung 1.118 orang.
Просмотров: 24308 HARIAN SURYA
HARI PERTAMA POLISI BEKERJA, SEPERTI INI GAYANYA
 
04:01
BACA BERITANYA -- http://suryamalang.tribunnews.com/tag/polisi/?url=2017/11/20/video-kuli-bangunan-bernama-polisi-mulai-bekerja-di-kantor-polisi-pasuruan-lihat-gayanya SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 385695 HARIAN SURYA
KEBANGKITAN PERSEBAYA & BONEKMANIA SEPERTI INI EFORIANYA
 
03:07
SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 18690 HARIAN SURYA
PRAMUKA KEREN - Lihat Atraksi Mereka di Kota Malang
 
03:30
Reportase Sylvianita Widyawati Suryamalang.com-Klojen Pramuka dari berbagai sekolah unjuk kebolehan si depan Abah Anton, Wali Kota Malang yang juga Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Kota Malang, Kamis (14/9/2017). Ada yang menampilkan tari Remo massal, senam tongkat, peragaan busana hingga drumband. Hal itu merupakan rangkaian dari acara apel besar Hari Pramuka ke 56 yang dipusatkan di Balaikota Malang. Para pramuka yang hadir di acara itu berasal dari berbagai sekolah. Mulai jenjang SD sampai SMA. Abah Anton dalam sambutannya menyatakan, pendidikan kepramukaan dan darma pramuka bisa dijadikan pedoman sehari-hari. "Kunci keberhasilan pembangunan adalah SDM yang berkualitas. Gerakan pramuka sebagai gerakan informal akan melengkapi pendidikan formal untuk mendapatkan generasi handal," ujar Abah. Meski begitu, anak muda juga ada tantangannya. Yaitu menghadapi persoalan antara rumah dan sekolah. Sehingga perlu sinegeri sekolah, pendidikan formal, non fomal dan keluarga. Abah juga mengharapkan orangtua memberi dukungan ke anak-anaknya untuk aktif di kegiatan pramuka karena banyak manfaatnya. Di acara itu juga dibagikan penganugerahan lencana darma bakti dari kwartis nasional, lencana panca warsa kesetiaan kepada pramuka untuk 14 anggota pramuka dari Kwarda Jatim dan penghargaan untuk Pramuka Garuda sebagai tanda keteladanan dan kecakapan tertinggi untuk 118 orang dari Kwarcab Kota Malang. Aksi anggota pramuka antara lain dari SMPN 2, semaphore dari beberapa SD. Acara didahului dengan upacara. Usai acara, Abah Anton jadi sosok favorit yang diajak foto bersama. Mulai dari depan balaikota sampai di dalam balaikota. Semua nampaknya dilayani. Bahkan rela antre bergiliran agar berfoto dengan Abah. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 5568 HARIAN SURYA
Petugas Minim, Risma Turun Tangan Atasi Pengurusan E-KTP
 
02:15
Melihat antrean pengurusan e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di gedung Siola memanjang, sedangkan petugas jaga hanya sedikit, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun ikut turun tangan, Sabtu (27/8).
Просмотров: 19691 HARIAN SURYA
LHO, KOK ADA MAKAM SUNAN KALIJAGA DI GRESIK?
 
04:14
http://surabaya.tribunnews.com/topic/pesona-ramadhan Sunan Kalijaga atau Sunan Kalijogo. Nama ini sekaligus kisah hidupnya sangat ngetop di kalangan muslim Jawa. Kisah umum yang biasa disampaikan, dia anak Tumenggung Wilwatikta di Tuban abad 15 Masehi. Said, nama mudanya, dikenal sebagai maling budiman yang dijuluki brandal Lokajaya. Konon, dia suka membegal upeti penguasa lokal yang akan dibaktikan kepada penguasa Majapahit. Hasil begal itu kemudian dibagikan kepada kaum miskin. Kelak, Said pun tobat sebagai maling setelah kalah sakti dibanding Sunan Bonang. Said kemudian jadi pendakwah Islam. Kisah ini biasa dipakai sebagai plot utama dalam film maupun sinema televisi. Kisah versi apapun meyakini, Sunan Kalijaga dimakamkan di Kadilangu, Demak, Jawa Tengah. Namun, di Gresik, Jatim, ada juga penduduk yang meyakini Sunan Kalijaga dimakamkan di Bukit Surowiti, Kecamatan Panceng. Di bukit itu ada juga Goa Langsih yang konon jadi tempat semedi sebelum dan sesudah jadi wali. Hingga saat ini, kawasan itu masih dianggap keramat. Selain makam sunan kalijaga, ada juga makam lain di kompleks itu, yakni makam Raden Bagus Mataram yang diyakini sebagai murid Sunan Kalijaga. Dan inilah penuturan Abdul Mun’im, Juru Kunci Petilasan Sunan Kalijaga kepada tim liputan Aflahul Abidin dan Muhammad Taufik. e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Gresik #Madiun #Sidoarjo #JawaTimur
Просмотров: 19968 HARIAN SURYA
Setelah Kena Razia POLISI Lulus Ujian SIM dan Dapat Hadiah
 
03:52
LAPORAN - GALIH LINTARTIKA | PASURUAN SURYA.co.id PASURUAN - Polisi, remaja 22 tahun, warga Dusun Pangarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, kegirangan, Kamis (16/11/2017) siang. Remaja yang viral akibat namanya yang unik ini mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dari Satlantas Polres Pasuruan Kabupaten. Loh ? Iya, memang Satlantas Polres Pasuruan Kabupaten memberikan SIM ini sebagai bentuk hadiah kepada polisi. Seperti yang diberitakan sebelumnya, polisi ini sempat terkena razia operasi zebra pada 6 November lalu, dan ditilang karena tidak memiliki SIM. Selama ini, Polisi memiliki niatan untuk membuat dan mengurus SIM, namun, karena kondisi ekonominya yang pas-pasan, membuatnya harus mengurungkan niatan itu. Polisi ini merupakan anak yatim, yang besar secara mandiri. Saat ini, ia menjadi tulang punggung keluargannya. Ia bekerja sebagai kuli bangunan dan harus memberi nafkah ibu dan adiknya yang masih kecil. Kendati diberi SIM secara cuma-cuma, polisi ini harus tetap mengikuti prosedur yang ditentukan untuk persyaratan membuat SIM. Polisi datang di Polres Pasuruan Kabupaten sekira ;pukul 10.00. Ia menuju ruangan SIM, dan mendaftarkan diri. Selanjutnya, ia menjalani tes teori dengan didampingi Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Erika Purwana Putra. Kasat ini bukan membantu polisi, hanya mendampingi polisi selama tes teori. Setelah beberapa menit mengerjakan soal dalam tes teori, akhirnya polisi pun dinyatakan lulus oleh penguji karena nilai tesnya mumpuni. Selanjutnya, polisi pun menjalani tes praktek. Di sana, polisi diwajibkan melewati beberapa lintasan yang sudah ditentukan dan sesuai dengan standarisasi. Menggunakan kendaraan yang disiapkan Satlantas Polres Pasuruan jenis Honda Revo, Polisi pun memacu kendaraan itu dan melewati beberapa lintasan yang menjadi materi ujian. Secara cekatan, ia mampu melewati lintasan pertama. Namun, di lintasan kedua, polisi sempat gagal dua kali. Kemungkinan besar, polisi nervous, karena saat dirinya menjalani tes, ratusan pasang mata dari pemohon SIM, atau pengunjung Polres Pasuruan menyaksikannya. Maklum saja, banyak orang yang penasaran dengan sosok remaja yang diberi nama polisi ini. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 26745 HARIAN SURYA
HEBOH BANGET - Aurel Hermansyah Buka Toko Oleh-oleh di Kota Malang
 
01:12
REPORTASE NENENG USWATUN HASANAH SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bertambah lagi jumlah artis yang membuka toko oleh-oleh di Kota Malang. Setelah Teuku Wisnu dengan Malang Strudel dan Farah Quinn dengan Queen Apple, kali ini adalah Aurel Hermansyah, putri sulung penyanyi Anang Hermansyah yang ikut merambah bisnis kuliner. Meski gerai kue Oleh-Oleh Asix merupakan usaha Aurel, namun ia mengajak serta keluarganya, Anang, Ashanty, Azriel, Arsy, dan Arsya dalam bisnis tersebut. Huruf awal nama mereka itulah yang menginspirasi nama Asix yang berarti enam orang bernama A atau juga bisa diartikan sebagai kata "Asyik". "Peluang bisnis pastry dan cake di Kota Malang masih besar. Apalagi Malang jadi pusat tujuan wisata di Jawa Timur," kata Aurel pada awak media saat pembukaan gerai Oleh-Oleh Asix di Jalan Guntur, Malang, Sabtu (19/8/2017). Selain itu, keluarga Aurel juga sudah menganggap Malang sebagai rumah kedua. "Secara tidak langsung kita sudah jadi orang Malang karena setiap bulan ke sini. Jadi usaha pertama pun juga dibuka di Malang," lanjut dia. Aurel mengakui sudah sejak lama ingin menekuni bidang kuliner, khususnya pastry dan cake. "Iya aku juga mempersiapkan studi culinary di Australia. Nantinya jadi bisa memberikan nilai tambah untuk perkembangan bisnis Oleh-Oleh Asix," katanya. Sang bunda, Ashanty menambahkan kue Oleh-Oleh Asix sudah terjual 1.000 box saat presale. "Bahkan ada dua dari enam varian yang sudah habis, yaitu Anang Charcoal dan Acabi Chiz Melt," tuturnya. Usaha ini juga sengaja mereka jadikan bisnis keluarga dengan cara kekinian. "Bahkan kami juga sudah membuat jingle, lagu khusus untuk Asix. Lagunya enak, kekinian banget," kata dia. SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 12095 HARIAN SURYA
Ribuan Warga NU Hadiri Istighosah Di Gelora Delta Sidoarjo
 
02:45
Sidoarjo dibanjiri warga Nahdiyin se-Jatim di acara Istighatsah Kubro NU Jatim di GOR Delta, Minggu (9/4/2017). Sejak pukul 05.00 WIB warga NU mulai berdatangan dan memasuki areal GOR. Lebih dari 500.000 orang memadati GOR Delta.
Просмотров: 4593 HARIAN SURYA
LIHAT, AKSI SUPORTER PERSELA UNTUK PALEST1NA
 
01:35
REPORTASE DYA AYU WULANSARI SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 13981 HARIAN SURYA
PERCAYA NGGAK? REMAJA INI BERNAMA POLISI...
 
02:28
LAPORAN - GALIH LINTARTIKA | PASURUAN SURYA.co.id | PASURUAN - Polisi, remaja 22 tahun asal Dusun Pangarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mendadak menjadi perbincangan. Namanya memang tak lazim seperti nama orang pada umumnya, melainkan menyerupai seperti sebuah profesi. Bahkan, beberapa hari terakhir, polisi, remaja ini menjadi buah bibir warganet di Kabupaten Pasuruan setelah surat tilangnya beredar di media sosial (medsos). Sejak 6 November lalu, Polisi terjaring razia gabungan oleh Satlantas Polres Pasuruan dalam rangka Operasi Zebra. Nah, saat itulah polisi tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya. Alhasil, Polisi pun ditilang polisi. Nah, tanpa disadarinya, ternyata surat tilang beserta Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya ini difoto oleh seorang anggota polisi. Dan akhirnya menjadi viral di medsos atau grup whatsapp. Surya, sempat mengunjungi rumah Polisi ini di Grati, Kamis (14/11/2017) sore. Saat tiba pertama di rumahnya, Surya disambut apik oleh ibu Polisi, yakni Illyyin. Perempuan 42 tahun ini mempersilahkan Surya duduk. Setelah berbincang sesaat, Illyyin mulai membuka cerita panjang tentang sejarah nama polisi yang diberikan ke anak pertamanya , buah dari kisah cintanya bersama Almarhum (Alm) Yasin, ayah Polisi. Illyyin mengaku tidak terbesit sedikit pun untuk memberikan nama pada anak pertamanya itu polisi. Kata dia, nama polisi ini sebenarnya hanya guyonan semata. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 6115 HARIAN SURYA
DITINGGAL HUDA - HUJAN AIR MATA DI STADION SURYAJAYA LAMONGAN
 
01:22
SURYA.CO.ID | LAMONGAN - Suasana duka menyelimuti seluruh tim dan suporter Persela Lamongan usai berlaga melawan Semen Padang di Stadion Suryajaya Lamongan, Minggu (15/10/2017). Pemain oficial dan suporter terlihat sedih, para pemain terlihat mengusap tetesan air yang tak henti-henti menetes. Bahkan beberapa pemain nampak mondar-mandir sepertinya tak percaya peristiwa itu terjadi. Seluruh suporterpun tidak ada yang bersuara, seperti biasanya merayakan kemenangan. Semua berduka, hujan air matai bersamaan dengan turunnya hujan sore itu, semakin menambah suasana menjadi hening. Berikut videonya. AYO IKUT JATIM FUNBIKE DI SURABAYA, 22 OKTOBER 2017 PENDAFTARAN DI SURABAYA: - Indra: 0857 6935 5028 PENDAFTARAN DI MALANG: 1. Kantor SURYA, Jl Sultan Agung No 4 (0341-360204) 2. Pak Zaenal, Jl Kebalen Wetan Gang 7 (081333777211) SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 871000 HARIAN SURYA
Chin Chin Terlihat Sehat : Laporkan Gunawan, Atas Dugaan Membuat Keterangan Palsu
 
03:24
Chin Chin Terlihat Sehat : Laporkan Gunawan, Atas Dugaan Membuat Keterangan Palsu Surya.co.id | SURABAYA - Trisulowati alias Chin Chin berjalan tegap menuju kantor SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Jawa Timur, Selasa (24/1/2016) siang. Ditemani Kuasa Hukumnya Hotman Paris, Chin Chin bermaksud membuat laporan terkait apa yang dituduhkan sang suami, Gunawan Angka Widjaja pada dirinya. Meski terlihat segar dengan setelan kemeja warna putih dan jeans hitam, Chin Chin banyak diam di depan awak media. "Bu Chin Chin akan melaporkan dua akta notaris yang dibuat oleh suami (Gunawan), direksi dan komisaris Gunawan yang baru. Yang diduga isinya sebagian besar tidak benar, serta melanggar 226 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," jelas Hotman mewakili Chin Chin. Dari surat laporan, Chin Chin menyebutkan tujuh orang di antaranya adalah sang suami, Gunawan Angka Widjaja, Edward SuhartoJoyo Santoso sekaligus pengacara, Saud Usman Nasution, Budi Santoso, Soegiarto Angka Widjaja, Rachmat Suharto alias Steven Roy, dan Teguh Suharto Utomo. Hotman menerangkan salah satu yang akan mereka laporkan adalah keterangan tidak benar bahwa dalam salah satu agenda RUPS PT. Blauran, Empire Palace uang sebesar Rp 200 Miliar telah diambil Chin Chin. "Padahal semua (Gunawan, direksi dan komisaris Gunawan yang baru) sudah mengetahui sebagian uang dipakai untuk membeli tanah atas nama Gunawan di Jalan Utan Jati Raya Rp 54 Miliar, dan membayar hutang BNI 90 Miliar," tambah Chin Chin singkat. Rencananya pihak Chin Chin akan terus membuat laporan setiap Minggunya. Hal ini disampaikan Hotman kala mengakhiri wawancara dan masuk ke ruangan SPKT. "Kami akan membuat laporan dua-dua. Minggu besok dua dan seterusnya. Setiap laporan saya akan kesini lagi," tutupnya. Sebelumnya Chin Chin sempat dilaporkan sang suami, Gunawan Angka Widjaja terkait dugaan kasus pencurian cek berupa lembaran cek kosong sebanyak 120 lembar, penggelapan sertifikat sebanyak 60-70 sertifikat dari proyek pembangunan properti di sejumlah daerah, pencurian dokumen empat perusahaan properti saat Chin Chin menjabat sebagai Dirut. Perusahaan itu, antara lain, PT Dipta Wimala Bahagia dan PT Mulia Makmur serta penipuan dan dugaan kasus penggelapan proyek properti berupa ruko di kawasan Sidoarjo. (Diy)
Просмотров: 26934 HARIAN SURYA
MARIONETTE - Atraksi Boneka Tali di Surabaya, Keren Banget!
 
05:35
SURYA.co.id | SURABAYA - Selain olah raga, caf free day di Jalan Darmo Surabaya seringkali jadi tempat jalan-jalan, berkumpul bersama keluarga dan kerabat dekat. Tak jarang terdapat berbagai hiburan menarik di sepanjang jalan. Salah satunya hiburan Boneka Tali. Idris, pekerja seni asal Jakarta menuturkan sejak 7 bulan terakhir dirinya sering menghibur masyarakat Surabaya, khususnya saat Car Free Day. "Boneka tali atau marionette, sebenarnya sama seperti wayang golek, kesenian tradisional. Kalau di Indonesia mungkin jarang yang main boneka tali. Kalau di barat mungkin banyak, karena memang ada festival marionette di sana," tuturnya, Minggu (2/6/2017). Karena tergolong jarang, permainan boneka tali ini membuat warga yang melihat pun cukup banyak. Mereka tak merasa berat hati, memberi pecahan Rp 2000 rupiah setelah menyaksikan penampilan boneka tali Idris. Idris mengaku boneka miliknya adalah buatan tangannya sendiri, pekerja seni ini mengaku kegiatannya itu tak semata-mata untuk mencari uang. Melainkan ingin memberikan hiburan untuk masyarakat Surabaya, yang jarang melihat pertunjukan boneka tali. "Selain kegiatan ini memang saya punya kesibukan lain, sebagai pekerja seni. Saya suka mural, suka bikin patung, ini hanya ingin menghibur orang saja. Mengenalkan mereka adanya kesenian ini," tambahnya. Pipit Maulidiya
Просмотров: 1779372 HARIAN SURYA
DRONE - Tol Surabaya-Kertosono Tembus, Pemasangan Girder Menutup Jalan
 
02:15
http://surabaya.tribunnews.com/topic/kemacetan-di-jalur-mudik-alternatif e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 6130 HARIAN SURYA
EKSKLUSIF - Danramil Akui Tembak Terduga Teroris dari Jarak 1 Meter
 
02:25
SURYA.co.id | TUBAN - Nyawa Komandan Rayon Militer (Koramil) 0811/01 Kota Tuban Kapten Inf Lasmito hampir melayang saat seorang terduga teroris mengenakan baju hijau bertuliskan 'Slemania' mengacungkan senapan api (Senpi) ke arahnya. Lasminto tak gentar dan tak ada perasaan takut dibenaknya, ketika terduga teroris bernama Satria Aditama (19) berupaya menembakkan senpi rakitan itu. "Senpi milik terduga teroris gagal meletus. Saya berupaya menghindar untuk menyelamatkan diri," ujar Kapten Inf Lasmito saat ditemui SURYA.co.id, di Koramil 0811/01 Kota Tuban, Senin (10/4/2017). Bahkan, lanjut Lasminto terduga teroris mengejarnya sampai ia jatuh tersungkur ke tanah. Terduga teroris itu juga berupaya meraih senpi laras panjang jenis SS 1 yang dibawanya. BACA SELENGKAPNYA: http://surabaya.tribunnews.com/tag/teroris?url=2017/04/10/video-danramil-akui-tembak-terduga-teroris-dari-jarak-1-meter Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 211599 HARIAN SURYA
Gunawan Tak Hadir - Hotman dan Chin Chin Sudah Men
 
05:57
http://surabaya.tribunnews.com/tag/hotman-paris-hutapea?url=2017/01/18/video-papa-kaya-raya-tapi-suruh-anaknya-makan-kue-setelah-diinjak-injak Gunawan Tak Hadir - Hotman dan Chin Chin Sudah Menduga Surya.co.id | SURABAYA - Sidang Chin Chin, di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (18/1/2017) ditunda karena Gunawan dan saksi lainnya tak bisa datang. Gunawan seperti yang disampaikan penguasa hukumnya udzur karena sakit. "Saya sudah dapat kabar dia nggak bisa datang," Hotman Paris Hutapea, Penguasa Hukum Chin Chin. (Diy)
Просмотров: 151289 HARIAN SURYA
Inilah Kabar Terbaru Jembatan Brawijaya Kota Kediri
 
01:59
Kediri - Surya Pemkot Kediri telah menyiapkan anggaran untuk meneruskan pembangunan Jembatan Brawijaya. Namun kelanjutan pembangunan masih menunggu balasan surat dari Presiden. "Surat ke Presiden sudah kami kirim. Malahan sudah ada menteri yang datang melihat ke sini. Kalau sudah ada lampu hijau akan kita kerjakan," jelas Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri, Jumat (19/5/2017). Diakui Walikota, masalah Jembatan Brawijaya karena masih ada permasalahan hukum yang belum selesai. Diharapkan masalah hukum itu sudah dapat di card off. Apalagi sebelumnya juga telah ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sehingga pemeriksaannya juga sudah sampai pada saat ini saja dan proyek jembatan dapat dilakukan lelang lagi. "Kami berterima kasih dengan adanya pejabat dari kementerian yang datang ke Kediri," ungkapnya. Dikatakan Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mas Abu itu, saat dulu berkirim surat ke Presiden yang membalas suratnya Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Wibowo. "Sampai sekarang kami juga masih menunggu lagi balasannya," tambahnya. Dua pejabat menteri yang datang serta melihat kondisi Jembatan Brawijaya di Kota Kediri yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono dan Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Wibowo. Kedua menteri itu sempat singgah sekitar 10 menit untuk melihat langsung kondisi Jembatan Brawijaya yang telah mangkrak selama 4 tahun. Kunjungan dilakukan usai melakukan ground breking Jembatan Ngadiluwih - Mojo, Senin (15/5/2017). Pembangunan Jembatan Brawijaya Kota Kediri sudah mangkrak sejak 2013. Masalahnya, pembangunan jembatan sempat diperiksa penyidik tipikor Polres Kediri Kota. Namun di tengah jalan penyidikan kasusnya diambil alih Direskrimsus Polda Jatim. Terkait dengan gugatan PT Fajar Parahyangan pelaksana proyek yang telah diputus kontraknya, Pemkot Kediri masih meminta fatwa lagi kepada MA. Karena putusan MA, salah satu isinya diselesaikan dengan anggaran dan kontraktor lama. Padahal untuk melaksanakan proyek harus dilakukan melalui mekanisme lelang dengan anggaran yang baru. Pembangunan Jembatan Brawijaya, Kota Kediri terpaksa mangkrak 4 tahun. Proyek ini semula dikerjakan PT Fajar Parahyangan (FP) dari Bandung. Namun Pemkot Kediri telah memutus kontrak PT FP. Karena tidak terima, PT FP kemudian mengajukan gugatan Badan Arbitrase Nasional. Hasilnya turun putusan MA yang memperbolehkan PT FP melanjutkan proyeknya. Pengerjaan proyek jembatan saat ini sudah mencapai 80 persen.(dim)
Просмотров: 6249 HARIAN SURYA
Lihat Gaya Walikota Surabaya Tri Rismaharini Cek Saluran Air Usai Surabaya Hujan Deras
 
01:59
CEK SALURAN AIR - Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (berjas hujan pink) mengecek saluran air di sekitar bunderan Dolog, Jumat (24/11) malam. Risma yang baru mendarat dari tugas di luar negeri itu langsung memimpin petugas yang mengeruk dan mengambil sampah di saluran air itu. Kawasan Injoko sampai malam ini saluran air masih meluber dan menggenangi jalan. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Просмотров: 51140 HARIAN SURYA
Lihat Reaksi Tokoh Budha Jatim saat Didatangi Ratusan Umat Islam dari Pasuruan
 
04:29
REPORTASE BOBBY C KOLOWAY SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan jemaah dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam dari Pasuruan mendatangi Vihara Maha, Surabaya, Rabu (6/9/2017). Mereka mengajak organisasi Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap konflik di Rohingya, Myanmar. "Kami berharap kepada Walubi untuk bisa meneruskan aspirasi kami di Pasuruan untuk Myanmar," ujar koordinator aksi, Zainal Abidin kepada Surya di sela aksi. "Myanmar harus segera menghentikan segala macam kebiadaban, segala macam pembunuhan yang sangat-sangat tidak manusiawi, apapun alasannya," tegas Zainal. Menurut Zainal, berbagai alasan militer Myanmar dalam melakukan aksi tersebut seharusnya tak dijadikan dasar melakukan penindasan terhadap umat Islam. "Banyak orang yang berkomentar, ini masalah ekonomi, ada minyak di sana, ini masalah politik, militer, masalah kewarganegaraan, ya kami paham," lanjutnya. "Tapi hentikan dulu soal pembunuhan yang tidak beradab itu! Jangan sampai membunuh anak-anak, ibu-ibu yang tidak memiliki sangkut paut dengan kepentingan ini. Tolong hentikan ini," tegasnya. Untuk itulah, pihaknya mengajak umat Budha yang ada di Jatim, untuk berunding, sekaligus memberikan contoh, bahwa permasalahan bisa diselesaikan tanpa pertumpahan darah. "Kami sebagai warga negara, mengajak seluruh umat bangsa untuk duduk damai. Berunding. Semua masalah bisa diselesaikan, tanpa harus saling melukai," tegasnya. Pihaknya juga mengajak Walubi untuk melakukan komunikasi dengan Umat Budha di Myanmar agar menghentikan aksi kekerasan ini. "Kami meminta Walubi agar mengingatkan saudara umatnya yang ada di Myanmar untuk "ojo ngono", ujarnya. Sekaligus, Umat Budha di Myanmar diharap bisa mencontoh pola kerukunan yang ada di Indonesia. "Indonesia merupakan negara paling damai. Umat Islam merupakan mayoritas di sini. Namun, umat lain hidup nyaman, tentram," kata Zainal. "Kita ingin menujukkan kepada dunia sekaligus mengajari kepada dunia bahwa Indonesia adalah prototipe negara dengan berbagai macam agama yang bisa hidup nyaman, tentram, dan damai. Myanmar harus mencontoh Indonesia" ujarnya. Apabila dalam tiga pekan ke depan tak ada perkembangan yang berarti, aksi ini akan kembali dilakukan dengan massa yang lebih banyak. Sementara, Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jatim, Phillips Wijaya, menyambut baik aksi massa dari Pasuruan yang memuntut perdamaian di Myanmar. Ia sepakat dengan aksi bahwa segala bentuk kekerasan kemanusiaan harus dihentikan. "Kami menyambut baik keinginan kawan-kawan dari Pasuruan. Hal ini sekaligus semakin memberi pressure kepada pemerintah atau pihak terkait untuk semakin peduli kepada umat Rohingya," ujar Phillips di Vihara Maha, Surabaya, Rabu (6/9/2017). "Pemerintah bisa memberikan pengaruh kepada pemerintah Myanmar agar menghentikan. Sebab, yang bisa menghentikan ini adalah pemerintah. Kekerasan dengan apapun alasannya, tidak bisa ditoleransi. Kekerasan itu terlalu jauh terhadap perikemanusiaan yang kita anut bersama-sama," ujarnya. (Baca: Datangi Walubi, Ormas Islam di Pasuruan Desak Umat Budha Beri Perhatian ke Konflik Rohingya) Bahkan, menurut Philips, kekerasan tersebut tak bisa lagi mengatasnamakan agama tertentu. "Kami mengutuk aksi tersebut. Kami tidak nyaman dengan hal itu. Sekalipun yang melakukan umat Budha atau bahkan Biksu, kita anggap mereka bukan budhist karena ini telah melenceng dengan ajaran kami selama ini," tegasnya. Selama ini, menurut Philips telah melakukan langkah preventif untuk meringankan penderitaan umat di Rohingya. "Kami sebenarnya sudah melakukan komunikasi sekaligus memberikan bantuan kepada umat di sana. Apa yang bisa kami lakukan untuk meringankan mereka, pasti kami lakukan," tukasnya. (bob) SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 19329 HARIAN SURYA
Ratusan Barong Kesurupan Massal di Makodam
 
02:26
SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan penari barong dari berbagai daerah di Jatim tampil dalam atraksi budaya di lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Rabu (25/10/201). Mereka adalah seniman barong yang diundang secara khsus oleh Dewan Kesenian Jatim, memeriahkan HUT KE 72 Pemprov Jatim Mereka para seniman barong dari daerah Banyuwangi, Jember, Situbondo, Malang, Kediri, Blitar, Pasuruan, Tulungagung, Batu dan Ponorogo. Sebelum melakukan aksinya barong-barong itu diarak dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuju lapangan Kodam V/Brawijaya dan berakhir serta melakukan pementasan di sana. Terlihat ratusan warga antusiasme menyaksikan penampilan para seniman barong itu. Dalam pementasan itu, terasa berbau mistis akibat kemenyan yang dibakar oleh pembarong. Menurut Totok, salah seorang warga ikut bersama-sama arak-arakan dari KBS menuju Lapangan Kodam, sejumlah pembarong terlihat kesurupan. "Tiba-tiba mereka, jatuh dan kejang-kejang kemudian kembali bangun dengan mata merah dan melotot, sambil meraung-raung," ujar Totok. Dikatakan Totok, "Kata salah seorang rombongan mengatakan bahwa, para pembarong itu, seperti tersetrum karena saat melintas di salah satu lokasi rumah makan itu, banyak penunggunya (makluk halus), sehingga mereka ikut kerasukan. Dan katanya itu sudah biasa dalam kesenian ini," ujar Totok menirukan perkataan pawang dari para pembarong itu. Namun ketika mereka pentas sepertinya para pembarong masih terkendali, meskipun ada beberapa terlihat 'kerasukan'. Beberapa 'pawang' dari para pembarong, terus berkeliling menjaga para pembarong agar tetap di arena pertunjukkan. Berikut videonya. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 24943 HARIAN SURYA
RAJA SALMAN TERNYATA BISA MELUCU, INI VIDEO KELUCUANNYA
 
03:42
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud ternyata orangnya tidak seperti yang kita duga, serius. Beberapa kali dalam sebuah acara resmi ketika menyambut tamu kenegaraan, Raja Salaman selalu ikut menari pedang. Berbagai kesempatan kenegaraan Raja Arab ini sering kali tampil menari untuk mengikuti menari tari pedang Al Ardha. Al Ardha merupakan ritual atau tarian nasional Arab Saudi. Tak ketinggalan Raja Salman sering kali larut dan mengikuti jika mengetahui ada tarian Al Ardha. Berikut kitiban video Raja Salman ketika sedang menai pedang itu.
Просмотров: 128145 HARIAN SURYA
NGAKAK! Simak Baik-baik Ucapan Ketua PKB Jatim dan PDIP Jatim
 
02:56
REPORTASE BOBBY C KOLOWAY SURYA | SURABAYA - "Salam Holopis Kuntul Baris!," pekik ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar saat mengawali konferensi pers di kantor DPD PDIP Jatim, Kamis (1/6/2017). Pepatah yang selama ini selalu digaungkan oleh internal PKB dalam mengenalkan Halim sebagai calon gubernur tersebut, kemudian di jawab oleh peserta pertemuan dengan jawaban, "Merdeka!" "Kalau PDIP mempunyai salam "Merdeka", maka PKB mulai hari ini menetapkan salam Holopis Kuntul Baris, sebagai salam pemenangan," ujar Halim sambil memukul meja tiga kali menirukan prosesi penetapan keputusan ketika ketua DPRD Jatim ini memimpin sidang paripurna. Sontak tingkah Halim di awal sambutannya pada acara pertemuan dengan DPD PDIP Jatim ini membuat peserta pertemuan terpingkal. Bukan hanya dari kalangan PKB saja, namun juga sejumlah fungsionaris PDP PDIP Jatim. Di antaranya adalah ketua DPD PDIP Jatim yang juga wakil ketua DPRD Jatim, Kusnadi. Tak lama, Halim kemudian menceritakan alasan penetapan salam tersebut. "Supaya tak ada yang lupa dengan salam ini. Calonnya memang batal, tapi semangat salamnya tak boleh hilang," kata Halim. Memang, selama dua tahun terakhir, Halim menjadikan semboyan ini sebagai pepatah dalam pencalonan dirinya sebagai calon gubernur. Hal ini terlihat dari sejumlah banner di beberapa daerah yang mempelihatkan fotonya, lengkap dengan pepatah ini di bagian bawahnya. Halim pada awalnya memang dipercaya oleh internal PKB untuk bisa maju sebagai calon gubernur. Memiliki perwakilan di DPRD yang mencapai 20 kursi, sudah cukup baginya untuk memenuhi syarat pencalonan sebagai kepala daerah. Sayang, rencana Halim pupus sebelum bersemi. Turunnya rekomendasi para kiai sepuh NU untuk mendukung Saifullah Yusuf pekan lalu, membuyarkan harapan Halim untuk menjadi Jatim 1. Tak pelak, Halim pun harus merelakan partainya untuk digunakan sbeagai kendaraan oleh Gus Ipul, pria yang kini juga menjabat wakil gubernur Jatim tersebut. "Padahal saya sudah sampai mana-mana. Gambarnya juga ada di mana-mana. Habis banyak itu," canda Halim yang kemudian kembali disambut tawa peserta pertemuan. Namun, sebagai partai yang dibesarkan oleh NU, ia menegaskan akan mentaati seluruh keinginan kiai sepuh. "Namun, kalau kiai sepuh sudah mengeluarkan keinginan seperti itu ya mau bagaimana lagi. Apalagi sudah disetujui oleh ketua DPP (PKB). Meskipun ketua DPP-nya lebih muda dari saya," candanya kembali memecah keheningan. Ketua DPP PKB Jatim, Muhaimin Iskandar, yang juga adik Halim memang telah menyetujui keinginan para kiai tersebut. Bahkan, Cak Imin (sapaan Muhaimin), datang langsung ke tiga pesantren di Jatim untuk mendengar masukan para kiai ini. Meskipun tak lagi dicalonkan oleh PKB, menurut Halim, semangat dalam pepatah tersebut tak boleh dipadamkan. Terutama dalam membuat koalisi jelang pilkada mendatang. Yang mana, PKB berharap adanya calon tunggal. "Holopis Kuntul Baris itu artinya satu dalam barisan mewujudkan Jatim mencapai kemakmuran. Kalau semua bersatu, alangkah dinginnya Jatim ini," kata Halim. "Kompetisi tidak semuanya berjalan baik. Karena akan menyudutkan bahkan merendahkan pihal lawan untuk memenangkan kompetisi. Ini yang seharusnya dilakukan di Jatim," lanjut Halim. Keakuran antar partai politik tersebut dicontohkan olehnya dengan pengambilan keputusan yang dilakukan di Kantor PDIP. "Inilah indahnya politik di Jatim. Kita membuat keputusan soal partai tapi di tempat partai lain. Lalu, partai lain juga ikut menyetujui. Inilah sejuknya Jatim," kata Halim. "Oleh karena diputuskan di kantor PDIP, ketika saya menyampaikan salam ini, tolong dijawab bersama-sama dengan "Merdeka!", kata Halim yang kemudian ditirukan seluruh peserta rapat. Sekadar diketahui, pekik "Merdeka" selama ini menjadi salam kader PDIP dalam memulai pertemuan atau melakukan sambutan. (bob) e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur #PilgubJatim #GusIpul #PDIP #PKB
Просмотров: 3640 HARIAN SURYA
Bu Risma Coba Motor Roda Tiga Untuk Penyandang Disabilitas
 
01:26
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mencoba motor roda tiga yang didesain khusus untuk penyandang disabilitas, Kamis (29/9).
Просмотров: 15268 HARIAN SURYA
MASJID UNIK DI TUBAN: Tiang utamanya hanya satu
 
02:50
REPORTASE AFLAHUL ABIDIN DAN M TAUFIK TUBAN, SURYA – Masjid An-Nur Nurul Miftahussofyan di Dusun Gomang, Desa Lajulor, Singgahan, Tuban memiliki satu tiang tinggi-besar yang terbuat dari batang pohon jati (Tectona grandis). Tiang setinggi 27 meter dan berdiameter 85 sentimeter itu berada tepat di tengah masjid. Tiang ini pun tanpak menojol dan seakan menjadi satu-satunya tiang di masjid tersebut. Kondisi ini yang membuat masjid itu dikenal bernama lain Masjid Satu Tiang. Selain tiang tersebut, sebenarnya masjid itu disanggah juga oleh delapan tiang lain yang dipasang di bawah atap-pinggir masjid. Tiang-tiang ini berukuran jauh lebih kecil sehingga terlihat tak mencolok. Mayoritas bangunan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Wali Songo itu berbahan dari kayu jati – kayu yang dikenal kokoh itu. Pengasuh Ponpes Wali Songo KH Nur Nasroh Hadiningrat menceritkan, pembangunan Masjid Satu Tiang dimulai pada 1994. Masjid baru dibangun beberapa tahun setelah ia mengabdikan diri di dusun yang terisolir itu dan membangun ponpes pada 1977. Saat itu, jumlah penduduknya sekitar 12 kepala keluarga dan masih lekat dengan tradisi penyembahan matahari. Masjid Satu Tiang memiliki lebar 17 meter yang menyimbolkan tanggal turunnyaa Alquran 17 Ramadan, serta panjang 40 meter yang menunjukkan penerimaan wahyu pertama Nabi Muhammad diusia 40 tahun. Kini, masjid tersebut masih ramai ditempati para santri untuk membaca Alquran dan salat. Saat Surya mengunjungi masjid itu akhir pekan lalu, kondisi masjid terlihat agak berbeda dengan kebanyakan masjid umum. Yang paling mencolok dari sisi luar, masjid ini memakai genting yang disusun secara kerucut dan bersegi bertingkat sebagai kubah. Ini tentu berbeda dengan kebanyakan kubah masjid yang dibuat dari logam. VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Tuban #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 8582 HARIAN SURYA
Lihat Aksi PAPER MOB Siswa SMP 4 Kepanjen di Malang
 
01:47
AMRU MUIZ SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang menampilkan sosiodrama perang kemerdekaan di kecamatan Pujon. Sosiodrama itu menggambarkan masa perang kemerdekaan di wilayah kawedanan Pujon, di bawah pemimpin strategi perang Mayor Abdul Manan Wijaya. Tentara pejuang dan rakyat bersatu bersama-sama mengusir penjajah Belanda. Sosiodrama yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut menggambarkan dan menceritakan bagaimana rakyat ditindas oleh penjajah Belanda. Hingga akhirnya Mayor Abdul Manan Wijaya bersama tentara dan para Kyai serta tokoh masyarakat waktu itu berkumpul menyatukan tekad melawan penjajah. "Mari kita lawan penjajah dan usir dari bumi Indonesia. Merdekaaa," kata pemeran Mayor Abdul Manan Wijaya. Tentara dan rakyat bertempur melawan penjajah Belanda yang berhasil diusir dari wilayah kawedanan Pujon kabupaten Malang. Sosiodrama itupun mendapat apresiasi dari peserta upacara peringatan HUT detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di stadion Kanjuruhan. "Bagus, sosiodrama mengingatkan dan memberikan gambaran bagaimana perjuangan merebut kemerdekaan di wilayah kabupaten Malang ini," kata Rendra Kresna, Bupati Malang, Kamis (17/8/2017). Sementara itu, Peringatan HUT detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 72 di Kabupaten Malang yang di pusatkan di stadion kanjuruhan Kepanjen Malang berlangsung khidmad. Upacara dihadiri Seluruh pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemkab Malang, anggota Lanud Abdulrachman Saleh, Paskhas 464, Yonif Para Raider 502, Brigif Para Raider, Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, Marinir, Veteran RI, Pemuda Pancasila, siswa SMP, unsur masyarakat lainnya. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Malang, H Rendra Kresna. Pembaca teks Proklamasi Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko. Upacara Peingatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 itu sendiri yang dimulai pukul 09.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB. Ini selain ditampilkan sosiodrama perang kemerdekaan, juga ditampilkan paper mob dan paduan suara 1.000 siswa SMPN 4 Kepanjen Malng. SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 1899 HARIAN SURYA
Wow...Trem di Surabaya Segera Beroperasi, Ini Proyeknya Sudah Dimulai
 
04:42
SURYA.co.id | SURABAYA – Sebanyak empat persil lahan milik warga yang sudah dibeli Pemkot Surabaya di Jalan Simpang Dukuh dirobohkan, Jumat (9/6/2017) pagi. Tiga alat berat tampak sibuk meratakan bangunan yang sudah ditinggalkan pemiliknya tersebut. Rumah warga tersebut dibebaskan pemkot terkait untuk perencanaan pelebaran Jalan Simpang Dukuh sebagai konsekuensi proyek trem yang akan melintas di Jalan Tunjungan. Rencananya arus lalu lintas kendaraan di Jalan Tunjungan akan dialihkan melalui Jalan Simpang Dukuh ini. Selengkapnya baca: http://surabaya.tribunnews.com/2017/06/09/proyek-trem-mulai-berjalan-empat-persil-bangunan-di-jalan-simpang-dukuh-dirobohkan?page=2 VIDEO RAMADAN 2017: https://www.youtube.com/playlist?list=PL5-u8YA-_PK8XM_V47ERJnpkBrhIAoQiu VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 9040 HARIAN SURYA
SENSUALITAS ATIEK CB DALAM USIA 54 TAHUN - Jelang Konser Pulang Kampung di Kediri
 
01:22
REPORTASE DIDIK MASDHI KEDIRI - Setelah lama tinggal di Amerika mengikuti suami, Atiek CB (54) artis penyanyi era 1990-an pulang ke kampung halamannya ke Kota Kediri. Kepulangan Atiek ke Kota Tahu Taqwa untuk mempersiapkan konser Golden Sweet Memory yang bakal berlangsung di Hotel Lotus 14 Oktober mendatang. Meski telah menjadi artis senior, penampilan Atiek CB tidak banyak berubah. Selain suka bicara blak - blakan, Atiek tetap punya selera humor serta joke - joke yang segar. Termasuk olah vokalnya masih tetap terjaga meski usianya sudah mencapai 54 tahun. Atiek konsisten menjaga kemampuan suaranya meski lama tidak tampil untuk manggung. Begitu turun dari kereta dan menginjakkan kaki di Kota Kediri, Atiek ternyata kangen masakan nasi pecel tumpang dan jajanan Kediri. Alhasil Atiek langsung mengajak mampir di warung nasi pecel tumpang kawasan Stasiun Kota Kediri. "Saya kangen masakan nasi pecel tumpang, maklum di Amerika tidak ada nasi pecel," ungkapnya. Demikian pula jajanan kesukaannya saat masih tinggal di Kediri yakni jenang grendul dan kolak. "Rasanya terasa enak sekali masakan Kediri. Makanya saya kangen sekali masakan khas Kediri," ungkapnya. Atiek mengaku sudah lama menginginkan dapat tampil kembali di kampung halamannya. Hanya saja keinginan yang lama terpendam itu baru terealisasi sekarang. "Sudah sejak lama saya ingin tampil lagi di Kediri, Surabaya atau Malang namun baru kali ini kesampaian. Konser kali bukan money oriented, tapi konser yang membuat saya senang," tambah ibu dua anak itu. Saat konser nanti Atiek bakal didampingi rekannya lady rocker Ita Purnamasari, Rima Kusuma, Garuda Band dan One Man Band. Beberapa lagunya yang pernah hits di blantika musik Indonesia bakal dinyanyikan. Di antaranya. Kumaafkan, Risau dan Terserah Boy. "Kami sangat bersyukur sekali ditanggap lagi oleh warga Kediri," ungkapnya. Bagi warga Kediri, Atiek dikenal sebagai penyanyi yang pernah bergabung dengan CB Band dan tinggal di kawasan Pasar Pahing, Kota Kediri. Tempat asal keluarganya ada di Desa Segaran, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Diakui Atiek, meski lama tidak manggung tetap rajin berlatih olah vokal. "Dulu waktu masih laris seminggu bisa show sampai dua kali. Sekarang sebulan sekali belum tentu tampil," ungkapnya. Atiek juga sempat mengemukakan masalah royalti bagi artis Indonesia. Karena dalam persoalan royalti posisi artis sangat lemah. "Meski lagu saya banyak diputar, tapi secara finansial kami tidak mendapatkan apa-apa," tuturnya. Kepada wartawan dan sejumlah fans yang menjadi penggemarnya, Atiek mengakui saat masih sekolah sering membolos. "Kami pernah membolos sekolah karena ingin menyaksikan pertandingan tinju Mohammad Ali di TV," ungkapnya. Diakuinya Kota Kediri yang telah lama ditinggalkan sekarang telah mengalami kemajuan sangat pesat. Dia berharap putra putri asal Kediri yang memiliki talenta musik mendapatkan pembinaan yang lebih baik. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 4715 HARIAN SURYA
RISMA SIDAK PROYEK UNDERPASS MAYJENSUNGKONO BEGINI PERKEMBANGANNYA
 
04:46
Surya.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kunjungi proyek underpass di bundaran satelit Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya. Pengerjaan proyek underpass ini rencananya dikerjakan awal tahun 2017 ini. Dalam sidaknya, Tri Rismaharini ikut mengusulkan teknis pemasangan over pass dan under pass. "Tadi kita sepakat 10 November jalan yang over pass ini selesai. Kalau nanti yang turun itu (under pass) tinggal cepat sekali, karena konstruknya tidak ganggu. Makanya nanti kita hanya ngitung berapa, dan saya yakin tidak banyak," kata Risma, Selasa (4/7/2017). Risma melanjutkan nantinya jalan over pass akan memudahkan pengguna jalan di sekitar Bundaran Mayjeng Sungkono. Misalnya bagi pengguna jalan tol yang mengarah ke Mayjen Sungkono, tidak lagi harus berputar. Sementara pengguna Jalan Kupang Indah juga bisa langsung mengarah kr Jalan Tol atau ke HR Muhammad. "Kalau ada over pass tidak akan berputar lagi. Selama ini kan dari tol itu berputar dulu kalau ke Jalan Mayjen Sungkono. Kemudian yang dari Kupang Indah kalau mau ke Jalan Tol atau ke HR Muhammad selama ini berputar juga. Nah kalau sudah jadi ngga akan akan berputar," terangnya. Proyek underpass lanjut Risma sekarang sedang digarap serius. Terlebih bagi pendanaannya, Risma akan minta pada pengembang secepatnya. "Ada beberapa juga pengembang belum bayar, nanti saya akan minta kepada mereka untuk partisipasi. Karena itu sangat membantu aksesbilitas Surabaya Barat," tutupnya. Pipit Maulidiya
Просмотров: 13052 HARIAN SURYA
KOTA MALANG - Inilah Jembatan Kaca Pertama di Indonesia, Berani Coba?
 
03:19
LIVE REPORT BENNI INDO VIA FACEBOOK SURYA AREMA SURYAMALANG.COM, BLIMBING – Jembatan kaca yang menghubungkan dua kampung tematik di Kota Malang, Jawa Timur, diresmikan, Senin (9/10/2017). Jembatan itu menghbungkan Kampung Wisata Jodipan (KWJ) di Kelurahan Jodipan dan Kampung Tridi di Kelurahan Kesatrian diresmikan. Jembatan yang berdiri di atas Sungai Brantas ini sekaligus menjadi jembatan kaca pertama di Indonesia. KWJ dan kampung Tridi terletak berseberangan dan dipisahkan aliran sungai Brantas. Sebelum jembatan dibangun, wisatawan yang ingin menikmati kedua sisi kampung harus menaiki puluhan anak tangga dan memutar lewat Jembatan Brantas. Munculnya Jembatan Kaca menjadi fasilitas baru bagi warga sekaligus alternatif bagi pengunjung. Diharapkan, selain mempermudah akses, kekerabatan antar kampung pun kian rekat untuk mempercantik Kota Malang. Peresmian jembatan kaca ‘Ngalam Indonesia’ dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang Mochamad Anton, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan, serta Vice President PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana) Steven Antonius Sugiharto sebagai penyelenggara. Jembatan didominasi warna kuning emas, dengan panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter sehingga bisa digunakan dua jalur atau dua orang yang berjalan berpapasan. Diestimasikan, jembatan dapat menampung sekitar 50 orang dan menanggung beban 250 kilogram. Anton mengatakan kalau seluruh pengelolaan dan perawatan jembatan diserahkan kepada warga. Hal itu untuk mendorong keikutsertaan warga dalam upaya peningkatan perekonomian. Pasalnya, dengan hadirnya jembatan itu, maka ada banyak wisatawan yang berkunjung. “Kami serahkan kepada warga supaya meningkatkan perekonomian,” ujar Anton saat memberikan keterangan kepada wartawan setelah meresmikan jembatan, Senin (9/10/2017). Anton mengatakan kalau jembatan KWJ menjadi destinasi wisata baru untuk Kota Malang.Jematan itu diharapkan bisa mengurangi tingkat kemacetan yang selama ini terjadi. Pasalnya, banyaknya motor pengunjung yang diparkir di bagian kampung warna-warni. Jembatan itu bisa menjadi alternatif ketika orang hendak berpindah dari KWJ ke kampung tridi. “Jembatan ini menghasbikan anggaran non APBD sebanyak Rp 1 M 252 juta,” kata Anton. Saat melintasi jembatan, Anton mengatakan tidak berani melihat ke bawah. Itu karena ia takut. Selama berjalan ia lebih banyak melihat ke atas dan ke depan. Ia sempat melambaikan tangan menyapa warga saat melintasi jembatan. “Saya tidak berani melihat ke bawah. Tinggi sekali, menakutkan,” celetuknya. Jembatan kaca merupakan hasil desain dua mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu Mahatma Aji dan Khoriul di bawah binaan dosen mereka, Ir. Lukito Prasetyo. Keuda mahasiswa itu pernah menjadi Juara Umum Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia Tahun 2015. Untuk pembangunan, mereka difasilitasi oleh Indana, pemilik produk Mix One. Menurut Lukito, jembatan ini tidak hanya memiliki fungsi penghubung semata, tapi juga memiliki nilai estetika. Oleh sebab itu, dari sekian desain yang dipamerkan pada Walikota Malang, terpilihlah model jembatan gantung dengan tambahan kaca sebagai material pijakannya. “Agar pada malam hari, pijakan jembatan yang terbuat dari kaca dapat memperlihatkan lampu-lampu yang indah,” tutur Lukito. Setelah disetujui berbagai pihak, jembatan itu akhirnya dikerjakan dengan membutuhkan waktu lima bulan, yaitu sejak 8 Mei hingga 7 Oktober 2017. Vice President Indana Steven menjelaskan, tak sedikit biaya dihabiskan untuk pembuatan jembatan kaca. Lebih-lebih, kata Steven, ada sekitar enam ton cat tersalurkan untuk memperindah KWJ dan Kampung Tridi. “Indana sebagai perusahaan cat asal Malang, akan terus membantu pembangunan di Kota Malang. Wujud kepedulian sosial ini sebagai bentuk terima kasih kami pada warga,” ujarnya. Selain itu, lantaran berlantai kaca, warga dan pengunjung diajak menikmati pemandangan dasar sungai dari atas jembatan. Kaca yang transparan memiliki sensasi tersendiri layaknya Jembatan Kaca di Zhangjiajie, China. Kini, jembatan kaca menjadi spot foto baru bagi netizen yang kerap mengunggah foto-foto menariknya di media sosial. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 47391 HARIAN SURYA
MUSEUM ISLAM PERTAMA DI INDONESIA TERNYATA DI LAMONGAN
 
02:05
SURYA.co.id | Berbagai peninggalan sejarah Islam mulai dari jaman kerajaan di Timur Tengah, Asia hingga Indonesia kini dapat dilihat secara apik di di Museum Islamic Art, di kompleks Wisata Bahari Lamongan (WBL). Peninggalan sejarah itu mulai dari Kerajaan Ottoman Turki, masa kerajaan Islam Mughal India, kerajaan China Dinasti Ming hingga penyebaran agama Islam di Tanah Air Indonesia. Wahana museum ini semakin melengkapi khasanah pengetahuan dan wawasan perkembangan agama Islam di dalam dan luar negeri. Museum yang baru dibuka akhir Desember 2016 lalu, memiliki keistimewaan selain koleksi dan satu-satunya di Indonesia itu juga dikemas dengan teknologi tiga dimensi (3D). Dengan teknologi 3 D ini pengunjung selain bisa melihat juga bisa mengambil gambar 3D dengan menscan kode barcode yang ada di gambar museum. "Di museum ini menerapkan aplikasi berbasis teknologi Augmanted Reality (AR) yang berfungsi untuk men-scan gambar yang berkode di dalam museum," kata Manajer Museum, Yulianto. Museum ini terbagi dalam tiga zona. Pertama ada ruangan theater, di ruangan ini ada pemutaran film sejarah islam dunia yang berdurasi 15 menit. Zona kedua menampilkan koleksi sejarah Islam masa kerajaan Ottoman, Masa Kerajaan Islam Mughal India, Kerjaan China Dinasti Ming, dan penyebaran agama islam di Tanah Air Indonesia. "Zona ini adalah inti dari museum diperuntukkan untuk edukasi," jelas Karim, pemandu museum. Di zona kedua ini ada koleksi yang sangat menarik yakni pedang Zulfikar Shamsi yang menjadi peralatan perang Kerajaan Ottoman. Selain itu juga ada baju perang terbuat dari bahan besi baja lengkap dari penutup kepala (helm), baju baja, sepatu baja hingga pelindung tulang kering. Pada zona ketiga lebih menekankan hiburan dengan menampilkan diorama yang banyak dimanfaatkan untuk berfoto pengunjung. http://surabaya.tribunnews.com/2017/04/05/video-museum-islam-pertama-di-indonesia Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 1506 HARIAN SURYA
Misteri Makam Tua di Bekas Lahan Lokalisasi, Ini Kata Wali Kota Kediri
 
01:24
Rencana Pemkot Kediri memindahkan makam Eyang Putri dari eks lahan Lokalisasi Semampir mendapat dukungan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Semampir. "Dari hasil kajian kami, keberadaan makam kuno itu tidak ada jejak sejarahnya. Masyarakat Kelurahan Semampir tidak banyak yang tahu siapa yang dimakamkan," ungkap Fajar, anggota LPMK Semampir kepada Tribunjatim.com, Senin (22/5/2017). Fajar menyebutkan, makam Eyang Putri merupakan makam warga biasa. Apalagi lahan eks lokalisasi sebelumnya merupakan areal pemakaman Tionghwa. "Lahan ini sebelumnya merupakan Bong Cina (Pemakaman Cina). Sehingga banyak yang dimakamkan di areal ini," jelasnya. Fajar sendiri berpendapat sebaiknya makam Eyang Putri digeser dan tetap dirawat secara layak. "Akan lebih baik kalau digeser ke pemakaman umum milik pemkot," jelasnya. Rencana pemindahan makam Eyang Putri ini sempat diwarnai tarik ulur. Pemkot Kediri masih menunggu pihak ahli waris sebelum memindahkan makam kuno tersebut. Keberadaan makam Eyang Putri saat ini menjadi sangat mencolok. Karena menjadi satu satunya bangunan yang masih tersisa di lahan eks Lokalisasi Semampir, Kota Kediri. Jika bangunan lainnya sudah rata dengan tanah, makam Eyang Putri masih tetap dibiarkan berdiri. Tim pembongkaran tampaknya masih ragu-ragu terkait kelangsungan situs makamnya. Saat pembongkaran rumah warga pada pertengahan Desember 2016, tim sebenarnya sudah siap membongkarnya. Namun entah mengapa rencana membongkar saat itu dibatalkan. Lokasi makam ini berada di sisi utara Jembatan Semampir. Jika lahan eks lokalisasi di sisi selatan bakan dijadikan taman dan ruang terbuka hijau, lahan di sisi utara jembatan masih menunggu hasil pra desain. Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebutkan, saat ini masih dilakukan pencarian ahli waris dari keluarga Eyang Putri. "Kami masih melacak sejarahnya dengan menanyakan kepada para sesepuh," ungkapnya. Apalagi dari cerita yang beredar banyak versi terkait dengan makam Eyang Putri. "Kami akan melihat dulu hasil penelusuran sejarahnya," jelasnya. Sementara penelusuran Surya dari spanduk yang terpasang di areal makam. Eyang Putri punya nama lain Raden Ayu Sariti kerabat Ndalem Kesultanan yang wafat pada 1.676. Sumbernya sejarah ini dari naskah kuno Cirebon. Namun versi lainnya, Eyang Putri merupakan putri keturunan Tionghwa. Tapi versi ini meragukan, mengingat makamnya sepertri lazimnya makam Islam dengan dua buah batu nisan di sisi utara dan selatan. Pantauan Surya, dilihat dari bangunan makam aslinya merupakan bangunan tembok dengan gaya arsitektur kuno. Saat relokasi eks Lokalisasi Semampir pada 1970-an, warga kemudian menambah bangunan rumah ukuran 4 x 5 meter. Batu nisan makam ini dibungkus dengan kain putih. Masih terlihat taburan bunga warga yang nyekar.(dim) e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surya.co.id - http://suryamalang FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom
Просмотров: 18699 HARIAN SURYA
SUAMI CHIN CHIN BURON - Polda Jatim Himbau Gunawan Menyerah
 
04:46
BACA BERITANYA - http://suryamalang.tribunnews.com/tag/empire-palace/?url=2017/11/21/video-polda-jatim-tetapkan-status-buron-pada-bos-empire-palace-surabaya LAPORAN - ANAS MIFTAHUDIN SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Subdit II Hartabangta Ditreskrimum Polda Jatim akhirnya mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka Gunawan Angka Widjaja, 49. Langkah yang dilakukan itu setelah dua rumahnya digeledah, suami Trisulowati Jusuf alias Chin Chin tidak ada, Selasa (21/11). Dua rumah yang digeledah petugas adalah di Jalan Pesapen Kali, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan dan Jalan Tidar. Petugas mencari keberadaan Gunawan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, menjelaskan tersangka Gunawan ditetapkan sebagai DPO dengan Nomor DPO/61/X/2017 tertanggal 21 November. "Foto dan data-data Gunawan akan disebar ke seluruh kepolisian di Indonesia," tandasnya. Sesuai ciri-ciri umum, tinggi badannya sekitar 165 cm bentuk muka oval, warnu kulit kuning, bentuk tubuh sedang, warna/jenis rambut hitam/lurus, bentuk telinga biasa, bentuk mata biasa dan tanda ciri istimewa adalah mata sering berkedip-kedip. "Masyarakat yang mengetahui keberadaan Gunawan segera melapor ke kepolisian terdekat untuk dilakukan penangkapan," imbaunya. Mantan Kabid Humas Polda Sulsel, menegaskan penggeledahan dua rumah hingga dikeluarkannya surat DPO karena tersangka Gunawan mengabaikan tiga kali panggilan penyidik. "Dia tidak kooperatif. Seharusnya Gunawan datang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tuduhannya menempatkan keterangan palsu dalam akta autentik," paparnya. Sebelumnya, bos Empire Palace yang memiliki paspor dengan nomor A 3019635 ini dicekal oleh penyidik agar tidak bisa bepergian ke luar negeri. Surat pencekalan itu sudah dikirim ke Imigrasi. Sesuai keterangan yang diperoleh penyidik saat penggeledahan berlangsung, Gunawan tidak berada di Surabaya. "Ia katanya berobat tapi tidak tahu dimana lokasinya. Kami terus mencari sampai Gunawan ketemu," tandasnya. Sementara itu, ketika penggeledahan di dua rumah Gunawan mulai pukul 10.00 WIB, Kasubdit II Hardabangta AKBP Yudhistira Midyahwan bersama enam anggotanya memasuki rumah orang tua Gunawan. Tapi tersangka tidak ditemukan. Persoalan ini mencuat setelah Chin Chin melaporkan Gunawan berdasarkan LPB/101/I/2017/UM/SPKT POLDA JATIM. Dalam laporan itu, Chin Chin juga melaporkan enam orang yang diduga terlibat dalam konspirasi tindak pidana memasukkan dan menggunakan keterangan palsu dalam akta otentik, sesuai pasal 266 ayat 1 jo 266 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. Laporan itu berawal digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 September 2016. Beberapa poin keterangan yang diduga palsu yang dimasukan pihak Gunawan Cs ke akta yang dibuat di depan notaris terkait pemecatan Chin Chin sebagai Direktur di PT Blauran Cahaya Mulia (BCN) dan PT Dipta Wimala Bahagia (DWB) dan posisi kepengurusan perseroan diganti oleh enam orang itu. Mif SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 36529 HARIAN SURYA
DRAMA BERDARAH PARA BOCAH - Mengenang Tertembaknya Ade Irma Suryani
 
02:52
Reportase Sylvianita widyawati Suryamalang.com-Lowokwaru Drama pendek mengenai terbunuhnya Ade Irma Suryani, anak bungsu AH Nasution oleh pasukan Cakrabirawa ditampilkan dengan bagus oleh para siswa SDN Dinoyo 1 Kota Malang, Jumat (29/9/2017). Kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah setempat. Drama ini mengenang kejadian G30S. "Di drama ini, kami lebih ingin mengenalkan sosol Ade Irma Suryani. Kan masih anak-anak cocok untuk siswa SD. Dan kami tidak mengupas banyak soal PKI-nya," jelas Joko Rahardjo, Koordinator Kegiatan kepada suryamalang.com di sela pentas. Idenya berawal dari pertanyaan siswa yang menanyakan soal lokasi SDN ini yang berada di JL MT Haryono. "MT Haryono itu siapa?" tanya siswa ke Djoko. Sehingga tercetus membuat drama singkat sehingga bisa mengenalkan siswa pada jendral-jendral yang terbunuh serta mengenalkan Ade Irma Suryani yang juga menjadi nama jalan di Kota Malang. Model seperti ini cocok buat penguatan pendidikan karakter siswa. Latihan pun dibuat selama tiga hari usai pulang sekolah. Siswa kelas 4 dan 5 dilibatkan sebagai pemain. Sedang pemeran Ade Irma Suryani adalah siswa kelas 1a bernama Selma Yanis Dega Safira. Meski baru pertama main drama, ia sangat menjiwai. Seperti saat ditembak pasukan Cakrabirawa yang sedang mencari ayahnya AH Nasution. Halaman sekolah dibuat sebagai panggung pertunjukkan. Siswa yang tidak ikut jadi penonton. Kemudian ada properti tembok yang dibuat seolah kedubes Irak. Disebelahnya dibuat kamar ajudan. Sedang para pemerannya di sebelahnya. Sebagai narator ada dua dalang siswa. Mereka yang bertugas mengantarkan adegan ke adegan lain. Dimulai dengan masuknya pasukan Cakra Birawa dan tertembaknya Ade Irma Suryani dan ajudan Piere Tendean. Kemudian AH Nasution melarikan diri dan meloncat ke kedubes Irak dan dikejar. Suasana jadi menyedihkan ketika Ade yang tertembak terkapar penuh darah diiringi sebuah lagu. Penonton jadi larut. "Aduh...aku dadi kudu nangis," celetuk siswa yang nonton. Syefira, siswa kelas 5 didapuk jadi Yanti Nasution, kakak Ade Irma Suryani. "Saya latihan sehari dan tidak sulit," kata Syefira. Sedang Rafi Dwi Radika Rosi, siswa kelas 5 menjadi Piere Tendean. "Karena ikut drama ini, saya jadi tahu Piere Tendean. Saya bangga bisa memerankan tokoh nasional," kata dia. Para jenderal yang ditembak juga ditampilkan sehingga para siswa bisa mengetahui nama-namanya. SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Просмотров: 3844 HARIAN SURYA
LUAR BIASA - Lihat Langsung Parade Reog Obyog di Ponorogo
 
02:12
LAPORAN - DODO HAWE | PONOROGO SURYA.co.id | PONOROGO - Jelang Grebeg Suro di Ponorogo diawali dengan pementasan parade Reog Obyog di alun-alun Kota Ponorogo, Sabtu (2/9/2017). Dalam aksi itu sekitar 40 dadag merak, 80 jatilan dan puluhan bojangganong ikut beraksi menyemarakan acara Reog Obyog. Reog Obyog ini merupakan salah satu atraksi Reog Ponorogo diluar pakem festival reog. Pementasan Reog Obyog yang lebih dikenal degan istilah reog Obyogan memang terasa lebih komunikatif dan merakyat dengan cirikhas masing daerah. Bahkan dalam parade itu, Bupati Ipong Muchlisoni didaulat untuk naik di salah satu dadak merak peserta reog. Acarapun bertambah meriah setelah ribuan warga ikut menyaksikan acara itu, dan terlihat pula sejumlah turis asing. Parade Reog Obyog merupakan salah satu agenda Grebeg Suro di Ponorogo selain sejumlah acara lainnya seperti Kirab Pusaka, Larungan & Festival 1000 Obor Telaga Ngebel, Reog Ponorogo serta belasan item acara lain akan turut menyemarakkan pergantian tahun baru Islam yang akan jatuh pada 21 September 2017 nanti. (dd) SUBSCRIBE - http://youtube.com/hariansuryatv VIDEO BERITA KONTROVERSIAL: - https://www.youtube.com/watch?v=TpyRZdrcuAE&list=PL5-u8YA-_PK9pE7jGA_U1yzPKJTUa52SB VIDEO TIPS PRAKTIS: - https://www.youtube.com/watch?v=nxDqltrvMPU&list=PL5-u8YA-_PK99LLo1SCR7H12QgGGEx0I7 VIDEO DRONE: - https://www.youtube.com/watch?v=jQ4puHS2UTY&list=PL5-u8YA-_PK-a10eCQ0iBccwajWpj1sgR e-KORAN GRATIS: - http://surabaya.tribunnews.com/epaper/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - Iklan dan berlangganan koran SURYA: 031-8419000 WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home FACEBOOK: - http://facebook.com/suryaonline - http://facebook.com/suryamalang.tribun INSTAGRAM: - http://instagram.com/suryaonline - http://instagram.com/suryamalangcom TWITTER: - http://twitter.com/portalsurya - http://twitter.com/suryamalang Harian SURYA - Video berita terkini #Surabaya #Sidoarjo #Gresik #Malang #Kediri #Blitar #Banyuwangi #Madiun #JawaTimur
Просмотров: 3856 HARIAN SURYA
TIDAK ADA JALAN LAIN: PERAHU TAMBANG TETAP DIMINATI, MESKI ADA PERAHU KARAM
 
04:23
SURYA.co.id | GRESIK - Penyeberangan di Kalimas Wringinanom dan Driyorejo masih berjalan secara normal. Juru tambang atau operator perhau dan penumpang masih nekat menyeberang sungai dengan jasa perahu. Dari pantauan surya Online, warga yang ingin menyeberang dari desa/Kecamatan Wringinanom tidak berfikir panjang akan terjadi kecelakaan hingga tewas ketika naik perahu. Mereka tetap santai naik di atas perahu dengan mengendarai motor. Bahkan anaknya juga diajak naik motor di atas perahu. Alasannya jika tidak naik perahu, perjalanan ke rumah sangat lama. Seluruh hampir sepuluh menit. Jika naik perahu lima menit sudah sampai rumah sedangkan jika tidak naik perahu bisa lima belas menit. "Lewat jalan bisa lima belas menit. Lewat perahu hanya lima menit," kata Eko Budi Raharjo, warga Balongbendo, Sidoarjo, Jumat (14/4/2017). Begitu juga dengan Ibu-ibu tetap menggunakan jasa penyeberangan perahu untuk berangkat dan pulang kerja. "Tidak takut, " kata Ibu-ibu dengan buru-buru naik perahu menyusul suami dan anaknya yang sudah duluan naik. (Sugiyono). Website: http://surya.co.id | http://suryamalang Facebook: http://facebook.com/suryaonline | http://facebook.com/suryamalang.tribun Instagram: http://instagram.com/suryaonline Iklan dan berlangganan SURYA - 0318419000
Просмотров: 16857 HARIAN SURYA